• Sabtu, 3 Desember 2022

Gus Baha: Kenapa Banyak Kiai Suka Guyon? Itu Ada Sanadnya!

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:55 WIB
Foto dari ngopibareng.id
Foto dari ngopibareng.id

TINEMU.COM - Dalam sebuah kajiannya yang disiarkan di youtube, Gus Baha membahas soal Guyon. Beliau memberi wejangan di antaranya;

Saya punya sekian riwayat, di ihya itu ada sebuah riwayat yang maknanya termasuk umat-umat pilihan Allah itu umat yang kalau tertawa keras-keras, karena saking yakin luasnya Rahmat Allah.

Maka  kita lihat banyak ulama kita memilih suka guyon itu karena saking syukurnya pada Allah. Seperti kita semuanya pasti punya kontrbusi membantu Indonesia. Apa artinya Menteri Pertanian kalau petani tidak menanam padi.

Artinya Ketahanan pangan ini karena petani menanam pangan bukan karena semata Menteri Pertanian. Begitu pula keberlangsungan agama itu terjadi karena para Kiai mau mengajar ilmu bukan karena semata Menteri Agama.

Sehingga kita semua ini membantu, membantu keberlangsungan agama, tata pangan. Begitu juga Menteri Pertahanan. Kita tidak konflik karena nasehat leluhur disuruh mengalah, disuruh menahan diri. Jadi kontribusi kultur pada negara ini luar biasa.

Baca Juga: KAI Mulai Siapkan Kelengkapan Depo LRT Jabodebek di Bekasi. Yuk Intip Fasilitasnya.

Lalu kultur yang sudah ada ini di menej. Ada menterinya ada ketuanya. Tapi sebetulnya semua itu tidak mengalahkan jasa masyarakat.

Nabi itu sejak dulu cara menanamkan kepada kita itu; Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun an ra’iyyatihi.
”Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya”.

Jadi kita stabil karena kita punya mental ”kalau tidak cocok ya menahan diri”. Kita punya ketahanan pangan karena para petani mau menanam padi. Keberlangsungan agama karena yang alim mau mengajar.

Kita terbiasa sudah melakukan kebaikan karena perintah Allah dan Rasulullah. Lalu negara modern bikin otoritas, Ini menteri agama, ini menteri pertahanan, ini menteri pertanian, itu bawaan modern.

Halaman:

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Terkini

Gus Baha: Manusia Harus Ingat Zaman Dulu Bagaimana?

Minggu, 6 November 2022 | 10:45 WIB

Mengenal Al Kindi: Filsuf Muslim Pertama (1)

Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:51 WIB

Kisah-kisah Karomah Syekh Sufi Ibrahim bin Adham

Jumat, 23 September 2022 | 21:43 WIB
X