• Sabtu, 3 Desember 2022

Sejarah Kanjeng Nabi Muhammad SAW: Peristiwa Aneh di Rumah Halimah (2)

- Kamis, 22 September 2022 | 23:21 WIB
Ilustrasi Foto: Rumah Halimah – islamiclandmarks.com
Ilustrasi Foto: Rumah Halimah – islamiclandmarks.com

TINEMU.COM - Dikisahkan di laman ganaislamika.com bahwa Muhammad tinggal di rumah Halimah, ibu susunya, di padang pasir untuk kurang lebih selama empat tahun. Tidak ada [peristiwa] apa pun yang sangat penting, yang secara wajar terjadi kepada seorang anak pada usia muda seperti itu; karena itu, tak ada yang banyak dicatat oleh para sejarawan.

Namun demikian, suatu [peristiwa] yang terjadi pada akhir periode ini menyebabkan Halimah merasa sangat terganggu sehingga dia bermaksud untuk kembali ke Mekah dan sesegera mungkin mengembalikan anak balita ini kepada Aminah, ibunya.

Sementara Muhammad sedang bermain dengan anak-anak yang lain, Malaikat Jibril datang dan meraih tangannya. Ia menidurkan Muhammad dan membuka dada dan perutnya, mengeluarkan hatinya dan memindahkan gumpalan hitam dari hatinya, yang kemudian dibuang.

Sejalan dengan itu, ia (Jibril) berkata: “Ini adalah sesuatu yang setan miliki dalam dirimu.” Kemudian JIbril mencuci hati Muhammad di dalam mangkuk emas penuh dengan air es sebelum meletakkannya kembali. Ia kemudian menyegel goresan itu dan meninggalkannya.

Baca Juga: Kemenparekraf Dukung PFN Promosikan Pariwisata Lewat Film

Putra Halimah, saudara susunya berlari menuju ibunya untuk melaporkan bahwa Muhammad sudah mati. Halimah segera mendatangi untuk melihat, dan dia menemukannya (Muhammad) sedang berdiri tapi mukanya pucat.

Halimah bertanya kepada Muhammad apa yang telah terjadi, dan Muhammad menerangkan apa yang telah dilakukan kepadanya oleh “dua orang tak dikenal yang memakai pakaian putih”.

Peristiwa ini sangat mengganggu Halimah. Dia duduk beberapa malam berpikir tentang Muhammad atas apa yang telah terjadi kepada anak itu. Beberapa laporan menyatakan bahwa Halimah membawanya kepada seorang peramal untuk mengetahui arti dari apa yang telah terjadi.

Keaslian laporan ini sudah tidak perlu dipertanyakan. Itulah sebabnya, Halimah merasakan bahwa hal teraman yang harus dilakukannya adalah mengembalikan anak ini sesegera mungkin kepada ibunya.

Halaman:

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gus Baha: Manusia Harus Ingat Zaman Dulu Bagaimana?

Minggu, 6 November 2022 | 10:45 WIB

Mengenal Al Kindi: Filsuf Muslim Pertama (1)

Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:51 WIB

Kisah-kisah Karomah Syekh Sufi Ibrahim bin Adham

Jumat, 23 September 2022 | 21:43 WIB
X