• Jumat, 30 September 2022

Sejarah Kanjeng Nabi Muhammad SAW: Kepergian Ibunda yang Memilukan (3)

- Jumat, 23 September 2022 | 09:37 WIB
Ilustrasi Foto: dailyasia.com
Ilustrasi Foto: dailyasia.com

TINEMU.COM - Muhammad tinggal dengan sang ibu yang memanjakan dan memeliharanya seperti kebanyakan ibu memelihara anak-anak yang sangat disayanginya. Itu menjadi hal yang sangat berharga karena Aminah tidak menikahi lelaki lain setelah suaminya, Abdullah yang masih muda itu meninggal.

Ini sungguh tidak biasa dalam masyarakat Mekah, bahwa menikahi para janda dan orang yang bercerai merupakan hal biasa.

Aminah memiliki banyak kualitas yang dapat merekomendasikannya kepada pelamar mana pun. Salah satu hal yang terkemuka di antaranya adalah kelahirannya yang mulia, hal itu merupakan faktor yang sangat penting bagi masyarakat di masa itu.

Meski demikian, Aminah tetap tidak menikah lagi. Barangkali dia tidak bisa memindahkan pikirannya dari kenangan tragis semasa kehilangan suaminya dahulu.

Dia mempunyai tanda-tanda yang cukup untuk mengindikasikan bahwa putranya itu akan memiliki peran besar di kemudian hari. Mungkin dia berpikir bahwa membaktikan dirinya di dalam mengasuh putranya itu akan dapat memberinya segala kepuasan yang dibutuhkannya.

Baca Juga: Kampanyekan Naik KRL Commuterline, Slank Ciptakan Lagu 'Gaya Generasi Urban'

Dalam gambaran inilah kita melihat dalam perjalanannya ke Yathrib bersama putranya, yang kini berusia enam tahun, dan pengasuhnya, Ummuu Ayman. Dia ingin putranya mengunjungi kaum al-Najjar, paman dari sisi ibunya.

Ketika seorang lelaki menikah ke dalam suatu kaum atau suku lain, maka semua orang dalam kaum atau suku itu akan dianggap sebagai paman dari anak-anak dan cucu-cucunya selama beberapa waktu. Ibunda Abdul Muthalib berasal dari keluarga al-Najjar dan inilah alasannya untuk memasukkan mereka sebagai paman-paman Nabi.

Lebih penting lagi, Aminah ingin putranya itu mengunjungi makam bapaknya. Barangkali, Aminah berpikir sudah saatnya bagi Muhammad untuk mengetahui bahwa bapaknya telah dimakamkan di Yathrib, suatu tempat yang jauh dari Mekah.[1]

Halaman:

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah-kisah Karomah Syekh Sufi Ibrahim bin Adham

Jumat, 23 September 2022 | 21:43 WIB

Ikhtiar Aneka Doa untuk Pengobatan Berbagai Penyakit

Jumat, 23 September 2022 | 20:51 WIB
X