Tidak Usah Baper, Tidak Semua Firaun Jahat, Kok!

- Selasa, 17 Januari 2023 | 22:24 WIB
Patung Sphinx Peninggalan Mesir Kuno (Hossam M Omar / Unsplash)
Patung Sphinx Peninggalan Mesir Kuno (Hossam M Omar / Unsplash)

TINEMU.COM - Baru-baru ini ramai dikabarkan pasemon dari Emha Ainun Najib (Cak Nun) yang mengibaratkan Presiden Jokowi sebagai Firaun dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai Haman. Sebagai balasannya, Cak Nun pun mendapat kritikan bahwa sehebat-hebatnya dia tidak akan setingkat dengan Nabi Musa AS.

Namun sebenarnya, kalau menyoal tentang Firaun, atau raja dari kerajaan Mesir Kuno, ternyata tidak semua Firaun atau Faraoh itu jahat! Dalam Kitab Kejadian pasal 12 ayat ke 10 sampai 20 terdapat satu kisah tentang Abraham (dalam Islam, Nabi Ibrahim AS) dan penguasa Mesir tersebut.

Dalam kitab itu, disebutkan bahwa ada bencana kelaparan yang melanda di sekitar kediaman Abraham. Untuk itulah Abraham dan Sara pergi ke Mesir untuk mencari tempat yang masih berkecukupan bagi kabilah mereka.

Baca Juga: Usai Gelaran AFF, Prestasi Timnas, dan Kursi Panas Ketum PSSI

Perlu diketahui rombongan Abraham itu sangatlah besar, terdiri dari banyak budak laki-laki dan perempuan, belum lagi ternaknya yang meliputi; domba, sapi, keledai, unta. Namun dalam pikiran Abraham, yang mencemaskan dia, bukanlah soal penguasa Mesir bakal merampas itu semua, tapi bagaimana jika Firaun itu tertarik pada Sara, istrinya!

Abraham membayangkan jika Firaun itu menginginkan istrinya, maka ia bisa dibunuh agar Sara bisa dijadikan istri Firaun itu. Karena itu, demi keselamatan rombongannya, Abraham meminta Sara untuk berdusta jika ada yang bertanya kepadanya, bahwa hubungan antara mereka adalah saudara, bukan suami dan istri.

Namun ternyata kisah dusta itu justru jadi bencana buat Abraham. Firaun yang benar-benar mengira Sara adalah saudara perempuan Abraham justru meminta dengan baik-baik Sara untuk dibawa ke istananya! Sebagai gantinya, Abraham boleh tetap memiliki seluruh kekayaan dan ternak serta budak-budaknya.

Baca Juga: Tubuh dan Epos

Lalu Tuhan pun mengirim penyakit ke istana Mesir. Dan begitu banyak orang di istananya menderita sakit, Firaun memanggil kembali Abraham untuk mengembalikan Sara kepada Abraham. Dan dalam kesempatan itu, Firaun tersebut bertanya kepada Abraham apa yang salah dari perbuatannya meminta Sara menjadi istri karena hal itu berdasar perkataan Abraham kalau mereka, Abraham dan Sara, hanyalah saudara.

Akhirnya, Firaun meminta maaf kepada Abraham dan melepas mereka dan segala yang dimiliki Abraham dari kekuasaannya.

Halaman:

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tidak Usah Baper, Tidak Semua Firaun Jahat, Kok!

Selasa, 17 Januari 2023 | 22:24 WIB

Bayt Al-Hikmah, Al Kindi: Jiwa Manusia

Minggu, 1 Januari 2023 | 17:42 WIB

Gus Baha: Manusia Harus Ingat Zaman Dulu Bagaimana?

Minggu, 6 November 2022 | 10:45 WIB
X