temu-niaga

Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya Hadir di Jakarta

Selasa, 27 Mei 2025 | 14:47 WIB
Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya (www.museummarketing.id)

Tiga Pilar Utama

Museum ini menyuguhkan pengalaman edukatif berbasis teknologi dengan visualisasi konsep-konsep pemasaran yang telah dikembangkan Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya.

Baca Juga: Kereta Suite Class Compartment Resmi Hadir di KA Argo Bromo Anggrek Mulai 1 Juni 2025

Pengunjung akan diajak menjelajahi tiga area utama:

1. Key Element of Marketing menjelaskan konsep fundamental pemasaran seperti 5 Drivers, 4C Diamond Analysis, dan 9 Core Elements of Marketing.

2. Tech Marketing menampilkan evolusi pemasaran dari Marketing 1.0 (Product-Centric) hingga Marketing 6.0 (Immersive). Area ini diperkuat dengan video mapping dan gamifikasi interaktif berbasis Augmented Reality (AR) untuk pengalaman yang imersif dan menyenangkan buah kerja sama dengan Assemblr, startup teknologi asli Indonesia.

3. Entrepreneurial Marketing mengusung konsep OMNIHOUSE Model, yang memadukan elemen CI-EL (Creativity, Innovation, Entrepreneurship, Leadership) dan PI-PM (Productivity, Improvement, Professionalism, Management) sebagai pendekatan holistik dalam kewirausahaan.

Baca Juga: JPI Siap Garap Album Solo, Nasib Boomerang Reload Bagaimana?

Brand Stories: Mandiri dan KAI

Sebagai Founding Contributors, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menampilkan perjalanan transformasi digital mereka dalam museum ini.

Bank Mandiri menghadirkan empat pilar transformasi: People, Process, Technology, dan ESG. Dimulai dari pembangunan budaya M-DNA di seluruh insan Mandirian, inovasi layanan melalui Smart Branch, integrasi digital melalui Livin’, Livin’ Merchant, dan Kopra, hingga komitmen pada praktik berkelanjutan yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan. Semua elemen ini divisualisasikan dengan pendekatan sinematik dan imajinatif.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Darmawan Junaidi mengatakan bahwa museum ini bisa menjadi tempat belajar bersama, termasuk dalam membagikan perjalanan transformasi yang telah dilakukan Bank Mandiri.

Baca Juga: Bank DKI Dukung Pencanangan Blok M oleh Gubernur Pramono sebagai Hub Baru Jakarta

“Kami harap, museum ini bisa ikut mendorong peningkatan kemampuan masyarakat Indonesia di bidang pemasaran dan bisnis,” ujar Darmawan.

Sementara itu, KAI memperlihatkan evolusi layanan transportasi nasional dari masa pasca-kemerdekaan hingga era digital saat ini. Fase awal ditandai dengan operasional manual dan infrastruktur dasar, yang kemudian bertransformasi menjadi sistem berbasis digital melalui aplikasi KAI Access, e-ticketing, dan integrasi multi-layanan.

Halaman:

Tags

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB