temu-niaga

Surabaya Marketing Week 2025 Bahas Tren Pemanfaatan AI dan Generasi Emas 2045

Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:36 WIB
Pembukaan Surabaya Marketing Week 2025. (MarkPlus)

TINEMU.COM - MarkPlus Institute resmi membuka Surabaya Marketing Week 2025 sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025. IMF terus menjadi wadah strategis yang mempertemukan akademisi, pelaku bisnis, industri, dan pemerintah dalam menjawab tantangan pemasaran nasional, khususnya di era transformasi digital, inovasi bisnis, dan adopsi kecerdasan buatan (AI).

Surabaya dipilih sebagai salah satu kota utama penyelenggaraan karena posisinya sebagai pusat perekonomian Jawa Timur sekaligus kota pendidikan dan teknologi. Dengan semangat kolaborasi, acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dari dunia pendidikan, pemerintahan, hingga industri untuk berbagi wawasan dan inspirasi.

Hari pertama berlangsung di School of Interdisciplinary Management & Technology (SIMT) ITS dengan welcoming speech dari Reny Nadlifatin, Ketua Program Studi Magister Manajemen Teknologi SIMT ITS. Ia menekankan pentingnya kolaborasi kampus dan industri dalam menyiapkan mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Joko Anwar Garap Malin Kundang Siap Tayang 27 November!

Hal senada disampaikan oleh Ketua LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri yang menekankan bahwa sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah tidak hanya memperkuat ekosistem kewirausahaan Surabaya dan Jawa Timur, tetapi juga menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dan generasi muda diharapkan menjadi talenta unggul yang inovatif, adaptif, dan kompetitif di kancah global.

Sejumlah sesi inspiratif juga turut memeriahkan Surabaya Marketing Week 2025. Dari sektor kewirausahaan, Yessie Natasia, CEO YORRI sekaligus Grand Finalist Diplomat Success Challenge (DSC) 2022, berbagi kisah perjalanan bisnisnya bersama Wismilak Foundation, mengajak generasi muda untuk berani berinovasi dan membangun brand sendiri.

Baca Juga: Dari Layar ke Tenda: Perkemahan Film Pelajar Nasional Guncang FFPJ XVI

“Generasi muda harus berani menantang diri, memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk AI dan menghadirkan solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun bisnis. Hanya dengan terus berinovasi kita bisa menciptakan nilai yang relevan dan berkelanjutan,” ujar Yessie.

Dari sektor kebutuhan pendidikan dan perkantoran, M. Wahyu Rahmawan, Branch Manager PT Bino Mitra Sejati (Bantex) menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan dan bisnis melalui produk-produk Bantex yang inovatif, fungsional, relevan dan ramah lingkungan dengan kebutuhan saat ini.

Sementara itu, dari sektor perbankan digital, Joshua Christopher Daniel, Growth & Acquisition blu by BCA Digital, mengajak generasi muda untuk lebih cerdas dalam mengelola keuangan, di mana blu by BCA Digital hadir sebagai partner finansial yang sesuai dengan gaya hidup digital masyarakat urban.

Baca Juga: Ini Dia Karakter Dracin 'Legend of The Female General' yang Bikin Penonton Ketagihan!

Ferdy Herdi Hartanto, Chief Executive of Surabaya Branch MCorp, membawakan sesi “Jalan Ninja Mahasiswa: Cepet Lulus dan Kerja Pakai AI”.

Ia menekankan empat kunci utama bagi generasi muda di era digital, yaitu Employability (daya tarik di mata perekrut), Machine (penguasaan AI dan digital), Character (personal branding yang konsisten), serta Credibility (reputasi profesional).

Halaman:

Tags

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB