TINEMU.COM - Surabaya Marketing Week 2025 (SMW 2025) kembali menjadi ruang pertemuan penting bagi para pelaku bisnis, profesional, hingga komunitas pemasaran untuk berbagi strategi dan inspirasi.
Dalam gelaran hari ketiga, MarkPlus Institute memperkenalkan buku terbarunya berjudul “Jurus Jitu Jualan”, sebuah panduan praktis yang meramu pengalaman lapangan dengan pendekatan penjualan modern berbasis teknologi.
Buku ini hadir di tengah semakin kompleksnya lanskap bisnis, di mana persaingan ketat, disrupsi digital, dan perubahan perilaku konsumen menuntut tenaga pemasar untuk lebih adaptif. Buku ini mengadaptasi filosofi seni bela diri Jiu Jitsu yang menekankan kecermatan teknik dibandingkan kekuatan semata.
Baca Juga: Tia Veres, Terus Melaju di Antara Kuliner dan Musik
Jurus Jitu Jualan menggarisbawahi bahwa strategi penjualan masa kini bukan lagi soal mendorong produk, melainkan memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam dan menawarkan solusi yang relevan serta berkelanjutan.
Prinsip Penjualan Modern
Deputy CEO MarkPlus Institute, Ardhi Ridwansyah menegaskan bahwa industri kini bergerak menuju ekosistem yang lebih terintegrasi, sehingga tenaga penjualan harus melampaui transaksi semata.
Ia menilai perubahan perilaku konsumen menuntut mereka mampu membaca data, menguasai teknologi, dan tetap menjaga sentuhan personal. Menurutnya, kunci keberhasilan ke depan terletak pada kemampuan menciptakan nilai yang membedakan, bukan sekadar bersaing harga.
Baca Juga: Main Main di Cipete Eps 25 Makin Menggigit dan Ekspresif!
Dalam pemaparannya, Ardhi menekankan tiga prinsip utama bagi tenaga penjualan modern. Pertama, memahami dinamika pasar melalui kerangka 4C (Change, Competitor, Customer, Company).
Kedua, menguasai literasi finansial agar aktivitas penjualan tetap terhubung dengan profitabilitas perusahaan.
Ketiga, menjadi kolaborator lintas divisi dengan prinsip QCDS (Quality, Cost, Delivery, Service) untuk menyelaraskan penawaran dengan kebutuhan nyata pelanggan.
Baca Juga: FORWAN : Eko Patrio, Uya Kuya dan Nafa Urbach Nggak Cukup Hanya Minta Maaf Saja!
Ketiga fondasi tersebut menjadi dasar bagi lima jurus penjualan adaptif yang ditawarkan dalam buku Jurus Jitu Jualan. Jurus pertama adalah menjual dengan fleksibilitas melalui tahapan membangun hubungan mulai dari berkenalan hingga akrab.