TINEMU.COM - MarkPlus Institute memperkenalkan buku terbaru berjudul “JuJitJu: Jurus Jitu Jualan” dalam rangkaian Manado Marketing Festival 2025. Buku ini menawarkan pendekatan taktis sekaligus strategis untuk menjawab tantangan penjualan di era bisnis yang semakin dinamis, kompetitif, dan sarat dengan perubahan perilaku konsumen.
Acara ini menjadi salah satu sorotan, dihadiri oleh profesional, korporasi, dan pelaku industri dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, F&B, hingga pariwisata, yang mencerminkan besarnya minat pada inovasi pemasaran dan penjualan dengan dampak lokal sekaligus regional.
Mengadaptasi filosofi Jiu Jitsu, seni bela diri yang mengandalkan keluwesan teknik alih-alih kekuatan semata, Jurus Jitu Jualan menekankan bahwa penjualan modern bukan soal memaksa, tetapi menyelaraskan solusi dengan kebutuhan pelanggan secara efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Super Girlies Comeback : Karya Baru, Gaya Dewasa
Senior Manager MarkPlus Institute, Giovanni Alexander menjelaskan bahwa keterlibatan langsung dengan pelanggan, terutama di masa penuh tantangan, justru menjadi peluang untuk mempererat hubungan sekaligus mengubah krisis menjadi kesempatan.
“Pelanggan membeli nilai, bukan sekadar harga. Fokus pada keunikan nilai akan membantu bisnis terhindar dari perang harga sekaligus membangun basis pelanggan yang loyal,” ujar Giovanni.
Giovanni juga memperkenalkan tiga prinsip utama penjualan modern sebagai fondasi bagi sales yang berdaya saing. Pertama, memahami pemasaran dengan kerangka 4C (Change, Competitor, Customer, Company).
Baca Juga: Brimob Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Sembako Pasca Kerusuhan di Sekitar Mako Brimob Kwitang
Kedua, menguasai literasi finansial seperti neraca (Balance Sheet) dan arus kas (Cash Flow) untuk menjaga profitabilitas. Ketiga, berperan sebagai kolaborator lintas divisi melalui prinsip QCDS (Quality, Cost, Delivery, Service) agar seluruh aktivitas bisnis selaras dengan kebutuhan pasar.
Ketiga prinsip ini kemudian dijabarkan ke dalam lima jurus penjualan efektif: membangun hubungan bertahap dengan fleksibilitas, menerapkan metode SPIN Selling yang diperkaya teknologi AI, membangun kepercayaan lewat penawaran kecil menuju kesepakatan besar, menjaga kendali negosiasi layaknya teknik kuncian Jiu Jitsu, serta mengelola pelanggan dengan siklus Get, Keep, Grow, Win-Back berbasis CRM.
Kehadiran Buku Jurus Jitu Jualan di Manado Marketing Festival 2025 tidak hanya memperkaya wawasan para tenaga penjual, tetapi juga menegaskan komitmen MarkPlus Institute dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Baca Juga: Berkolaborasi dengan Mahir Blues, Binsar Bayou Rilis Single Solo Terbaru
Melalui momentum ini, Sulawesi Utara diperkuat sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi Kawasan Timur Indonesia, sekaligus bagian penting dari daya saing nasional di era digital.***