• Sabtu, 3 Desember 2022

Piranti Makan Ramah Lingkungan dari Pelepah Pinang

- Senin, 21 November 2022 | 09:37 WIB
Masyarakat Sinar Wajo dan Sungai Beras di Provinsi Jambi berhasil mengolah pelepah pohon pinang menjadi piranti makan ramah lingkungan. (tokopedia)
Masyarakat Sinar Wajo dan Sungai Beras di Provinsi Jambi berhasil mengolah pelepah pohon pinang menjadi piranti makan ramah lingkungan. (tokopedia)

TINEMU.COM - Pohon pinang (Areca catechu) sering kita jumpai saat perayaan tujuh belasan untuk ajang panjat pinang. Masyarakat Sinar Wajo dan Sungai Beras di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi berhasil mengolah pelepah pohon pinang ini menjadi piranti makan ramah lingkungan.

Melalui Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Lojo Kleppa dan Kodopi Mitra Madani, warga Sinar Wajo dan Sungai Beras berkreasi menciptakan piranti makan ramah lingkungan berbahan pelepah pinang.

Semua bermula dari makin menukiknya harga dari komoditas andalan warga di kedua desa sentra pinang itu, terlebih saat awal pandemi. Ide pembuatan piranti makan ramah lingkungan berbahan pelepah pinang itu datang dari luar desa di akhir 2020.

Baca Juga: Dialog Morgan Freeman – Ghanim Al Muftah di FIFA 2022: Keindahan dalam Perbedaan

Saat itu warga melihat ada sangat banyak sampah pelepah di sekitar kebun pinang mereka. Jika pelepah dibiarkan berserakan dan mengering, ketika kemarau sampah-sampah tadi mudah terbakar. Hal ini bisa memicu kebakaran lahan.

Warga tidak sendirian dalam mengembangkan inovasi ini. Komunitas Konservasi Indonesia-Warung Informasi Konservasi atau KKI-Warsi menjadi pendamping untuk pengembangan produk berbasis pelepah pinang.

Mereka juga menggandeng Rumah Jambee, sebuah wadah usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang didirikan oleh empat peneliti dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Jambi. Keempatnya pada 2017 pernah meneliti manfaat ekonomi dari pelepah pinang.

Baca Juga: Ini Dia 32 Tim Sepakbola Piala Dunia 2022 yang Berlaga di Qatar

Menurut Fasilitator Komunitas dan Kabupaten pada KKI-Warsi, Ayu Shafira seperti dilansir Antara, ketika inovasi piranti makan dari pelepah dikembangkan, maka petani pinang akan diuntungkan. Mereka tidak harus membersihkan area perkebunan dari pelepah yang setiap hari berjatuhan.

Halaman:

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rencanakan Kehamilan dengan Menghitung Masa Subur

Kamis, 24 November 2022 | 19:25 WIB

Piranti Makan Ramah Lingkungan dari Pelepah Pinang

Senin, 21 November 2022 | 09:37 WIB

Mengenal Bamboo Dome Tempat Santap Siang Pimpinan G20

Jumat, 18 November 2022 | 10:25 WIB

Pengendalian DBD dengan Nyamuk Jantan Mandul

Rabu, 16 November 2022 | 10:22 WIB

Mengintip Teknologi Cerdas Huawei di Pelabuhan Tianjin

Selasa, 8 November 2022 | 11:19 WIB

Obat Isoman Kini Bisa Ambil Langsung ke Apotek

Senin, 7 November 2022 | 07:33 WIB
X