temu-serasi

ArtMoments Jakarta 2025 Gegerkan AGORA Exhibition Hall : Era Baru Seni Dimulai di Sini!

Jumat, 8 Agustus 2025 | 14:31 WIB
Suasana ruang pamer ArtMoments 2025 di Agora Exhibition Hall

Jakarta, 7 Agustus 2025 — Salah satu perhelatan seni yang paling dinantikan di Ibu Kota, ArtMoments Jakarta 2025, kembali hadir dengan semangat baru, tema yang menggugah, dan lokasi yang lebih mencuri perhatian.

Pameran ini akan dibuka secara eksklusif untuk tamu VIP pada Kamis, 7 Agustus 2025, dan terbuka untuk umum pada 8–10 Agustus 2025, bertempat di AGORA Exhibition Hall, destinasi lifestyle terbaru Jakarta.

Perpindahan ini menjadi tonggak penting dalam evolusi ArtMoments Jakarta, menandai pergeseran menuju partisipasi masyarakat yang lebih luas dan dialog artistik yang lebih mendalam.

Di balik kemudi ArtMoments Jakarta adalah Sendy Widjaja, Co-Founder dan Fair Director, yang melihat seni bukan sekadar objek untuk dikagumi, melainkan sebagai medium untuk penyembuhan, provokasi, dan transformasi.

Dengan mengusung tema "Restoration", edisi tahun ini merupakan respons atas kerinduan global untuk kembali terkoneksi, menyalakan kembali sukacita, mengeksplorasi kemanusiaan bersama, serta membayangkan masa depan baru melalui perspektif seni.

“Kami sangat antusias karena ArtMoments Jakarta sekarang memiliki rumah baru di jantung kota. Lokasi yang strategis ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung lokal dan internasional, tetapi juga mencerminkan komitmen kami untuk menjadikan seni lebih inklusif dan dapat dijangkau dari berbagai penjuru Jakarta.

Tahun ini menjadi momen istimewa karena kami bekerja sama dengan Yayasan Mitra Museum Jakarta dan Save the Children, memperkuat misi kami untuk memberi kembali dan mendukung masyarakat luas.

Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjembatani dunia seni, pendidikan, dan tanggung jawab sosial. Kami percaya bahwa ArtMoments Jakarta bisa menjadi lebih dari sekadar pameran seni tetapi juga katalis bagi pengayaan budaya serta platform yang menciptakan dampak bermakna dan berkelanjutan bagi ekosistem seni dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Sendy Widjaja.

Edisi 2025 akan menghadirkan 57 galeri dan lebih dari 600 seniman dari Indonesia dan mancanegara. Salah satu sorotan utama adalah penghormatan terhadap empat tokoh pelopor seni modern Indonesia: Sudjana Kerton, Ahmad Sadali, S. Sudjojono, dan Fadjar Sidik, yang menyuguhkan refleksi mendalam atas warisan seni rupa Tanah Air.

Pembukaan pameran akan diawali dengan sambutan dari sejumlah pembicara terhormat, diikuti oleh penampilan dari Arahmaini, salah satu pelopor seni pertunjukan kontemporer di Asia Tenggara.

Suasana Konferensi Pers di ajang ArtMoments 2025

Dikenal karena karyanya yang memadukan tari, musik, dan seni visual, Arahmaini kerap mengangkat isu-isu tentang gender, kekuasaan, dan keadilan sosial. Penampilannya menjadi pengantar yang kuat akan relevansi dan pemikiran kritis yang mendasari pameran ini.

Menambah dinamika program, pameran bertajuk NUDE: Sex, Gender & Eroticism in Indonesian Art akan menghadirkan kajian lintas generasi dan disiplin terhadap tubuh tanpa busana dalam budaya visual Indonesia.

Dikuratori oleh Natasha Doroshenko Murray, pameran ini memecah batasan tabu dan mengundang percakapan yang berani.

Halaman:

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB