Cerbung Zabidi Zay: Petualangan Bocah-Bocah Sorotan (38)

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 14:01 WIB
Ilustrasi cover oleh zabidi zay diolah dari freepik
Ilustrasi cover oleh zabidi zay diolah dari freepik

TINEMU.COM - Mas Askar dan temannya pamitan. Bang opik kembali teringat Dasuki, teman yang bakal diajaknya membantu pekerjaan pembuatan spanduk. Semoga besok Dasuki benar-benar sudah pulang ke Jogja, batin bang Opik dengan perasaan sedikit cemas.

Di kafe Bharata hanya selang tak sampai dua jam pengerjaan pemasangan wallpaper selesai. Kang Supar memeriksa sekeliling untuk memastikan bahwa hasil pemasangan telah maksimal. Memang ada beberapa titik yang harus di perbaiki karena menggelembung kecil. Biasanya itu berisi angin.

Maka dengan hati-hati kang Supar akan menggores bagian yang menggelembung itu dengan ujung pisau cutter kemudian merapikannya.
Setelah satu titik kelar pelahan mata dan tangan kang Supar akan mendeteksi bagian lainnya.

Sementara di kampung batik Pesindon, Aida tampak masih membantu ibunya yang tengah memasak kue lumpang. Pertama membuat rebusan santan cair dicampur gula merah, gula pasir dan daun pandan.

Kemudian menyampur tepung sagu, tepung beras lalu disaring dan didinginkan. Setelah kue dicetak kemudian dikukus. Sambil menunggu kue masak Aida membantu memarut kelapa.

Tak biasanya Aida begitu bersemangat memabantu. Ibunya hanya tersenyum melihatnya. Ia tahu sore ini teman-temannya akan datang, tentu saja ia sangat senang dan itu memberinya energi lebih untuk membantunya.

Baca Juga: Hermawan Kartajaya Ungkap Market Intelligence Jadi Kunci Perusahaan Hadapi Krisis

Selepas kelar membantu memasak kue Aida kembali ke kamar. Dilihatnya jam menunjukkan waktu di angka dua belas. Meski begitu ia masih malas untuk segera makan siang. Matanya sesekali melihat jarum jam di dinding. Memastikan bahwa detak jarum jam tidak berhenti.

Kenapa waktu terasa lamban bergerak jika tengah menunggu sesuatu yang diharapkan?. Tetapi begitu yang diharapkan terjadi waktu mendadak berhenti berjalan lambat tapi menjadi berlari?.

Halaman:

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastra dan Tauhid

Minggu, 8 Januari 2023 | 13:03 WIB

Bandung, Bandung, Bandung

Rabu, 4 Januari 2023 | 18:22 WIB

Pesantren, Puisi, Bahasa

Rabu, 14 Desember 2022 | 15:37 WIB

Pembaca: Dulu dan Kini

Rabu, 14 Desember 2022 | 13:19 WIB

Tanggung Jawab: Sastra dan Agama

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:46 WIB

Resensi Buku: Ketakjuban Sepak Bola

Rabu, 30 November 2022 | 20:36 WIB

Pembaca Sepak Bola

Minggu, 27 November 2022 | 22:29 WIB

Kaum (Pemuja) Buku

Minggu, 27 November 2022 | 22:21 WIB

Merawat Budaya Melalui Diplomasi Kopi Nusantara

Senin, 21 November 2022 | 14:19 WIB
X