temu-warta

80 Kapal Perikanan Ikuti Upacara HUT RI di Pelabuhan Muara Baru

Selasa, 19 Agustus 2025 | 08:47 WIB
Sebanyak 80 kapal perikanan mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Pelabuhan Muara Baru. (kkp.go.id)

TINEMU.COM - Sebanyak 80 kapal perikanan mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di kolam Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta, Minggu (17/8/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nasionalisme masyarakat kelautan dan perikanan dalam merayakan kemerdekaan sekaligus mempertegas peran subsektor perikanan tangkap dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian bangsa.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, selaku Inspektur Upacara, menjelaskan keterlibatan para nelayan dan kapal perikanan dalam perayaan kemerdekaan merupakan simbol kuat sinergitas dan soliditas serta peran sektor perikanan dalam kehidupan bangsa.

Baca Juga: AMLI dan JICAF Hadirkan 80 Karya untuk 80 Tahun Indonesia Merdeka

“Laut adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan Indonesia. Melalui 80 kapal yang ikut dalam upacara HUT RI ke-80 ini menunjukkan bahwa nelayan dan pelaku usaha perikanan selalu siap menjaga semangat kemerdekaan dan kedaulatan dari laut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Latif yang membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KKP berkomitmen untuk mendukung enam program prioritas Presiden RI yang sejalan dengan program ekonomi biru.

“Salah satunya adalah penangkapan ikan terukur berbasis kuota sebagai upaya menjaga kesehatan dan keberlanjutan ekologi laut bagi generasi mendatang. Ini menjadi langkah konkrit untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi kelautan dan perikanan yang merata,” imbuhnya.

Baca Juga: Pasukan Lebah Meriahkan Pawai Kemerdekaan di Kampung Kekupu RT 02/04

Upacara peringatan HUT RI bersama 80 kapal perikanan ini selain diikuti para nelayan juga diikuti perusahaan perikanan, TNI AL, Polair, Bakamla, PSDKP, dan stakeholders terkait. Agenda ini juga diharapkan menjadi momentum memperkuat rasa persatuan, sekaligus meneguhkan identitas Indonesia sebagai negara bahari yang merdeka dan berdaulat.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung bahwa laut bukan sekadar ruang produksi, tetapi juga ruang ekspresi kebangsaan. Di sinilah semangat merah putih berkibar dengan megah di atas kapal-kapal nelayan kita,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di berbagai kesempatan mengatakan program ekonomi biru yang diusungnya akan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah sektor kelautan dan perikanan, meningkatkan lapangan kerja dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pascaproduksi sumber daya alam perikanan.***

 

Tags

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB