• Sabtu, 3 Desember 2022

Dialog Morgan Freeman – Ghanim Al Muftah di FIFA 2022: Keindahan dalam Perbedaan

- Senin, 21 November 2022 | 09:25 WIB
Foto dari Jatim.antaranews.com
Foto dari Jatim.antaranews.com

TINEMU.COM – Hajatan akbar laga sepakbola dunia resmi dimulai pada Minggu Petang di Stadion Al-Bayt, Al Khor, sekira 35 kilometer dari Doha - Qatar.

"Selamat datang di Qatar. Selamat datang di Piala Dunia. Selamat merayakan sepak bola, sebab sepak bola menyatukan dunia," demikian ucap Presiden FIFA Gianni Infantino, sesaat sebelum mempersilakan para pemain Ekuador dan tuan rumah Qatar memasuki lapangan.

Duta Piala Dunia 2022 Qatar Ghanim Al-Muftah membacakan Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 13 pada pembukaan kompetisi sepak bola yang paling dinantikan sejagat raya itu.

"Yâ ayyuhan-nâsu innâ khalaqnâkum min dzakariw wa untsâ wa ja‘alnâkum syu‘ûbaw wa qabâ'ila lita‘ârafû, inna akramakum ‘indallâhi atqâkum, innallâha ‘alîmun khabîr," ujar Ghanim Al-Muftah di tengah Stadion Al-Bait, Doha, Qatar, Ahad (20/11/2022) malam.

"Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti," demikian arti ayat tersebut.

Baca Juga: Ini Dia 32 Tim Sepakbola Piala Dunia 2022 yang Berlaga di Qatar

Ayat Al-Qur'an tersebut dibacakan Al-Muftah merespons Morgan Freeman yang mempertanyakan perihal kedatangan banyak negara, bahasa, hingga budaya ke Qatar.

"Bagaimana bisa banyak negara, bahasa, budaya datang bersama, jika hanya ada satu jalan yang diterima?" tanyanya.

Pertanyaan ini didasarkan pada pernyataannya mengenai negara-negara yang kini sangat berjarak dan terbagi-bagi. Setelah membacakan ayat tersebut, Al Muftah langsung mengartikannya, bahwa persebaran manusia itu agar saling belajar dan menemukan keindahan atas perbedaan.

"Kita dipacu untuk percaya bahwa kita tersebar di bumi ini sebagai bangsa dan suku.  agar kita bisa saling belajar dan menemukan keindahan dalam perbedaan," katanya.

Mendengar jawaban itu, Freeman mengaku memang menyaksikannya secara langsung apa yang disampaikan Muftah. Muftah juga menyampaikan bahwa manusia bisa hidup secara berdampingan dengan mengedepankan toleransi dan penghormatan terhadap orang lain.

Baca Juga: Raja Ampat Raih Penghargaan 'Must Visit Location' dari Lonely Planet

Halaman:

Editor: Zabidi Sayidi

Sumber: nu.or.id

Tags

Terkini

Inilah Daftar 56 Perusahaan Penerima SNI Award 2022

Rabu, 30 November 2022 | 18:59 WIB

Pakar UGM: Cakupan Vaksinasi Polio Perlu Ditingkatkan

Minggu, 27 November 2022 | 15:31 WIB

Update Gempa Cianjur, BNPB: 271 Warga Meninggal Dunia

Rabu, 23 November 2022 | 21:34 WIB

Update Gempa Cianjur, BNPB: 268 Warga Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 21:42 WIB

Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa

Selasa, 22 November 2022 | 09:39 WIB
X