• Sabtu, 3 Desember 2022

BMKG Imbau Masyarakat Waspada Bencana Lanjutan Longsor dan Banjir Bandang Pascagempa Cianjur

- Selasa, 22 November 2022 | 11:50 WIB
BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap bencana lanjutan longsor dan banjir bandang pascagempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Humas BNPB)
BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap bencana lanjutan longsor dan banjir bandang pascagempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Humas BNPB)

TINEMU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mewaspasai bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang usai guncangan gempa bumi magnitudo 5,6.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan imbauan ini dikhususkan bagi masyarakat Cianjur yang bermukim di daerah lereng-lereng perbukitan dan di lembah atau bantaran sungai.

Menurut Kepala BMKG, besar kemungkinan lereng-lereng perbukitan di Cianjur menjadi rapuh usai terjadinya gempa bumi. Hal ini dapat semakin diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang berpotensi mengguyur Cianjur.

Baca Juga: BNPB Koordinasikan Percepatan Penanganan Gempa Cianjur M 5,6

"Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng. Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin," imbuh Dwikorita Karnawati.

Dwikorita menyampaikan, banyaknya korban jiwa dalam peristiwa gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan yang tidak mampu menahan guncangan gempa. Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasikan ada sebanyak 162 korban yang meninggal dunia dan 326 luka-luka akibat gempa Cianjur.

"Sebenarnya gempa tidak membunuh dan melukai. Justru, bangunanlah yang membunuh dan melukai manusia,” tuturnya.

Baca Juga: Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa

Lebih lanjut, Dwikorita meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Karena dikhawatirkan tidak kuat menopang dan ambruk jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan.

Halaman:

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: humas BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Daftar 56 Perusahaan Penerima SNI Award 2022

Rabu, 30 November 2022 | 18:59 WIB

Pakar UGM: Cakupan Vaksinasi Polio Perlu Ditingkatkan

Minggu, 27 November 2022 | 15:31 WIB

Update Gempa Cianjur, BNPB: 271 Warga Meninggal Dunia

Rabu, 23 November 2022 | 21:34 WIB

Update Gempa Cianjur, BNPB: 268 Warga Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 21:42 WIB

Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa

Selasa, 22 November 2022 | 09:39 WIB
X