Beroperasi Februari 2023, Inilah Tambak Udang Modern Terbesar di Indonesia

- Senin, 16 Januari 2023 | 10:11 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau progres pembangunan tambak budidaya udang modern di Kebumen pada Jumat, 13 Januari 2023. (kkp.go.id)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau progres pembangunan tambak budidaya udang modern di Kebumen pada Jumat, 13 Januari 2023. (kkp.go.id)

TINEMU.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun tambak udang modern ramah lingkungan terbesar di Indonesia. Berlokasi di Kebumen, Jawa Tengah, tambak udang ini ditargetkan beroperasi pada Februari 2023.

Tambak udang berbasis kawasan ini menjadi yang terbesar dengan luasan saat ini mencapai 60 hektare berisi 149 petak tambak dengan produksi awal diperkirakan menghasilkan 40 ton per hektare per tahun. Jumlah tambak akan terus ditingkatkan karena lahan potensial yang ada sekitar 100 hektare.

"Ini adalah satu model pembangunan tambak udang modern yang kita bangun. Ini akan menjadi model budidaya udang berkelanjutan yang bertanggung jawab pada lingkungan," ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau progres pembangunan tambak udang di Kebumen pada Jumat, 13 Januari 2023.

Baca Juga: Jangan Salah, Gitaris Deep Purple itu Bukan Lagi Steve Morse Apalagi Ritchie Blackmore!

Dia optimis model tambak udang berbasis kawasan di Kebumen ini akan menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan begitu, diharapkan peringkat Indonesia di jajaran negara penghasil udang terbesar dunia bisa merangkak naik melebihi India, Vietnam, Equador, bahkan China.

Pembangunan tambak udang ini sekaligus untuk mencapai target produksi udang nasional 2 juta ton pada 2024. Sehingga Indonesia berkontribusi lebih banyak lagi pada kebutuhan pasar udang dunia yang nilainya mencapai USD28,3 miliar pada 2021.

Menteri Trenggono memastikan, pembangunan model tambak udang berbasis kawasan di Kebumen harus mengutamakan tenaga kerja lokal.

Baca Juga: PB ESI Dorong Indonesia Sebagai Sentra Esports Dunia

"Kalau ini 100 hektare beroperasi, ada perputaran uang tidak kurang Rp 400 miliar per tahun di sini. Tenaga kerja terserap yang direct saya yakin lebih dari 300 orang dan belum lagi di luar itu. Saya minta tenaga kerja harus mengutamakan warga di sini. Saya sudah diskusi tadi dengan bapak bupati juga," tuturnya.

Halaman:

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kang Emil Berlabuh di Partai Golkar

Rabu, 18 Januari 2023 | 11:44 WIB
X