Kemenag Ungkap 108 Lembaga Pengelola Zakat Tidak Berizin, Ini Daftarnya

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:11 WIB
Ilustrasi uang. Kementerian Agama mengungkapkan ada 108 lembaga pengelola zakat tidak memiliki izin. (pixabay.com/stevepb)
Ilustrasi uang. Kementerian Agama mengungkapkan ada 108 lembaga pengelola zakat tidak memiliki izin. (pixabay.com/stevepb)

TINEMU.COM - Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar lembaga pengelola zakat yang didata hingga Januari 2023. Selain ada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di tingkat pusat, sudah terbentuk juga 34 Baznas tingkat provinsi dan 464 Baznas kabupaten/kota.

Kemenag mencatat ada 37 Lembaga Amil Zakat atau LAZ Skala Nasional, 33 LAZ Skala Provinsi, 70 LAZ Skala Kab/Kota yang memiliki izin legalitas dari Kemenag. Namun ada 108 LAZ yang tidak memiliki izin legalitas dari Kemenag.

“Ada juga 108 Lembaga Amil Zakat yang telah melakukan aktivitas pengelolaan zakat namun tidak memiliki izin legalitas dari Kementerian Agama,” terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat, 20 Januari 2023.

Baca Juga: Kemenag Rilis Daftar Lembaga Pengelola Zakat, 108 LAZ Tidak Berizin

Kamaruddin menegaskan tata kelola zakat di Indonesia diatur dalam dalam UU No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pasal 18 ayat (1) UU 23/2011 mengatur bahwa Pembentukan LAZ wajib mendapat izin Menteri atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri.

Kamaruddin menegaskan bahwa lembaga pengelola zakat yang tidak berizin wajib segera melakukan proses perizinan sesuai prosedur pedoman pemberian izin pembentukan Lembaga amil zakat.

“Lembaga pengelola zakat yang tidak berizin sesuai undang-undang Zakat No.23 Tahun 2011, wajib menghentikan segala aktivitas pengelolaan zakat. Pasal 38 menegaskan bahwa setiap orang dilarang dengan sengaja bertindak selaku amil zakat melakukan pengumpulan, pendistribusian, atau pendayagunaan zakat tanpa izin pejabat yang berwenang,” sambungnya.

Baca Juga: Erajaya Active Lifestyle Hadirkan Trio Headset Gaming Razer Kaira Series Di Urban Republic

Kamaruddin mengatakan pihaknya sengaja merilis daftar pengelola zakat yang berizin dan tidak berizin. Menurutnya, hal itu sebagai bagian dari upaya melakukan pengamanan dana sosial keagamaan zakat, infak, dan sedekah serta melindungi masyarakat dari penyalahgunaan pengelolaan dana tersebut.

Halaman:

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kang Emil Berlabuh di Partai Golkar

Rabu, 18 Januari 2023 | 11:44 WIB
X