TINEMU.COM - Dr. A.P.J. Abdul Kalam, seorang ilmuwan dan mantan Presiden India, menyampaikan kutipan yang sangat relevan dengan filosofi eksistensialisme, khususnya dalam konteks pencapaian pribadi dan makna hidup.
Kutipan tersebut, yang menyatakan, "Untuk berhasil dalam hidup dan mencapai hasil, kamu harus memahami dan menguasai tiga kekuatan besar – keinginan, keyakinan, dan harapan," dapat dianalisis melalui lensa eksistensialisme.
Keinginan (Desire)
Eksistensialisme menekankan pentingnya kebebasan individu untuk membuat pilihan dan menentukan makna hidup mereka sendiri.
Dalam konteks keinginan, hal ini mencerminkan konsep bahwa individu memiliki kebebasan untuk menentukan tujuan dan arah hidup mereka.
Baca Juga: Ikut MasterChef itu Tidak Terlalu Penting Untuk Jadi Seorang Chef
Keinginan menjadi pendorong utama yang mendorong individu untuk menciptakan makna eksistensial mereka sendiri.
Kalam menyoroti bahwa keinginan yang kuat adalah elemen kunci untuk mencapai kesuksesan dan hasil positif dalam hidup.
Keyakinan (Belief)
Filosofi eksistensialisme menekankan pentingnya keyakinan dan tanggung jawab individu terhadap keputusan dan tindakan mereka.
Keyakinan, dalam konteks ini, melibatkan kepercayaan pada diri sendiri, nilai-nilai pribadi, dan tujuan hidup.
Abdul Kalam menyiratkan bahwa keberhasilan tidak hanya tergantung pada keinginan semata, tetapi juga memerlukan keyakinan yang kokoh dalam kemampuan dan nilai-nilai yang dianut oleh individu.
Keyakinan memberikan dasar moral dan etis untuk tindakan individu, sesuai dengan prinsip-prinsip eksistensialisme.
Harapan (Hope)