TINEMU.COM - Suatu ketika Nasirudin dan kawannya sedang melewati sebuah sungai dan melihat seorang pria yang tersangkut arus sungai.
Pria itu sedang berpegangan pada beberapa batu agar tidak terbawa arus. Melihat hal tersebut sahabat Nasrudin segera menghampiri untuk membantu orang tersebut.
Dia membungkuk dan mengulurkan tangannya kepada pria itu dan berkata, 'berikan tanganmu.. agar Ivan membantumu..'
Namun, pria itu tidak mau bekerja sama. Teman Nasrudin terkejut dan tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk membantu pria itu. Melihat hal itu, Nasrudin mendekati temannya dan bertanya kepada laki-laki itu, 'Apa pekerjaanmu?" Pria itu menjawab, "Saya adalah kolektor pajak.
"Mendengar jawaban tersebut Nasrudin membungkuk dan mengulurkan tangannya kepada laki-laki sambil berkata, “Kalau begitu ambil tanganku”
Baca Juga: Opini : Perlukah Kembali Pakai Minyak Kelapa Parut Bikinan Sendiri?
Kali ini laki-laki itu kooperatif dan bisa keluar dari sungai.
Setelah laki-laki itu pergi, teman Nasrudin bertanya,
“Kenapa dia tidak memegang tangan saya saat berusaha membantunya, tapi ketika Anda meminta dia mau bekerja sama?"
Nasrudin tersenyum dan menjawab, "Dia adalah seorang kolektor dan kolektor berbicara bahasa Ambil bukan bahasa Memberi.."
Seringkali kita mencoba untuk membantu orang tetapi mereka tidak mau bekerja sama.
Moral: Ini bukan karena seseorang tidak cukup berbuat untuk membantu tetapi karena orang yang membutuhkan bantuan tidak mengerti apa yang Anda katakan atau lakukan untuk membantunya.
Disadur dari moralstories26.com***