Ade Govinda dan Gloria Jessica Bercerita Tentang Rasa Sakit Paling Sunyi, Kok Bisa?

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Jumat, 17 April 2026 | 22:01 WIB
artwork Terbelah Jadi Dua (MyMusic)
artwork Terbelah Jadi Dua (MyMusic)

TINEMU.COM- Ada cinta yang terasa sempurna dari luar, namun di baliknya tersimpan luka yang diam-diam menghancurkan. Dari ruang perenungan itulah lahir Terbelah Jadi Dua. Single terbaru yang mempertemukan dua nama besar musik Indonesia yaitu Ade Govinda dan Gloria Jessica atau yang biasa dipanggil Glojes dalam sebuah kolaborasi yang baru terwujud setelah hampir satu dekade.

Terbelah Jadi Dua bercerita tentang rasa sakit yang paling sunyi, mencintai seseorang yang ternyata membagi hatinya kepada orang lain. Dituturkan terutama dari sudut pandang seorang perempuan, lagu ini menyampaikan satu pesan yang kuat bahwa cinta memang penuh misteri, namun ketika pengkhianatan datang, dibutuhkan akal sehat dan pendirian yang teguh untuk berdiri kembali. Lagu ini hadir bukan untuk mendramatisasi kepedihan, melainkan untuk menemani siapa pun yang pernah merasakannya dan mengingatkan bahwa penyembuhan dimulai dari kejujuran terhadap diri sendiri.

Kisah lahirnya lagu ini dimulai jauh sebelum perekaman pertama. Pada 2017, Ade Govinda pertama kali mendengar suara Gloria Jessica dalam lagu Dia Tak Cinta Kamu. Kesan pertama yang tak terlupakan oleh Ade Govinda "Ya Allah, bagus banget suara orang ini dan cara menyanyikannya pesannya sampai."

Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Sejak saat itulah komunikasi mereka terjalin, namun waktu yang tepat untuk bertemu tak kunjung hadir. Bertahun-tahun berlalu, Gloria Jessica menjalani perjalanan solonya dan kehidupan pribadinya, hingga akhirnya di tahun 2025, jalinan itu tersambung kembali dan mimpi yang tersimpan sejak 2017 menemukan momentumnya. Ade Govinda dan Gloria Jessica berbagi frekuensi yang sama, bukan hanya soal musik, namun juga soal nilai keluarga dan visi artistik.

Ade Govinda mengeksplorasi musik dalam lagu ini agar terdengar fresh, beat berbasis loop, minim drum konvensional, mixing yang sangat detail dirancang untuk telinga anak muda tanpa mengorbankan kedalaman emosi.

“Wajib mendengarkan Terbelah Jadi Dua pakai earphone atau headphone, karena aku ingin kalian mendapatkan pengalaman mendengarkan musik ini dengan maksimal.” ungkap Ade Govinda.

Baca Juga: Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum

Music video Terbelah Jadi Dua yang disutradarai oleh Bagoes Tresna ini dibuat dengan konsep mengikuti perjalanan emosional seorang wanita yang perlahan menyadari bahwa pria yang dicintainya ternyata memiliki hubungan lain.

Diperankan oleh Yasamin Jasem, Daffa Saputra, Shalima Hakim dan Handry Hartantio, secara visual, dominasi warna biru dan tone gelap yang merepresentasikan kesedihan dan kedalaman emosi yang menyakitkan. Di akhir sesi syuting, Gloria Jessica menangis spontan saat melihat scene terakhir karena tanpa didiskusikan sebelumnya, cerita itu ternyata pernah ia alami sendiri.

Gloria Jessicia dan Ade Govinda
Gloria Jessicia dan Ade Govinda (MyMusic)

Terbelah Jadi Dua adalah langkah pertama dari perjalanan yang lebih besar. Apa yang awalnya dirancang sebagai proyek single berkembang menjadi sebuah full album bertajuk Blue yang terinspirasi dari ungkapan Feeling Blue. Album ini dijadwalkan rilis di tahun yang sama. Di luar lagu-lagu mellow yang mengisi dominasi album, akan hadir pula lagu bertempo medium dengan arah musik ke Brit-Pop.

Baca Juga: Indonesia Perjuangkan Instrumen Global Tata Kelola Royalti Digital yang Inklusif Lintas Negara

"Album ini adalah eksplorasi sisi idealis kami. Selain lagu mellow, akan ada nuansa Brit Pop yang kuat. Kami tidak lagi bicara soal “jualan”, tapi soal “menjadi diri sendiri,” tambah Ade Govinda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X