temu-huma

Belasan Tradisi Imlek di Tiongkok yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

Selasa, 28 Januari 2025 | 13:27 WIB
Foto Imlek oleh RDNE Stock Project - pexels

TINEMU.COM - Imlek, atau Tahun Baru Cina, adalah perayaan besar yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Namun, di balik kemeriahan dan tradisi yang sudah dikenal luas seperti angpao, barongsai, dan makanan khas, ada banyak tradisi unik di Tiongkok yang jarang diketahui.

Tradisi-tradisi ini mencerminkan kekayaan budaya lokal serta keanekaragaman cara masyarakat Tionghoa merayakan momen spesial ini. Berikut adalah beberapa hal menarik yang jarang diketahui tentang tradisi Imlek di Tiongkok.

  1. Tradisi Menyembunyikan Pisau

Di beberapa daerah di Tiongkok, ada tradisi untuk tidak menggunakan pisau pada hari pertama Imlek. Hal ini dipercaya untuk mencegah terputusnya keberuntungan. Oleh karena itu, keluarga biasanya menyiapkan semua bahan makanan sehari sebelumnya agar tidak perlu memotong apa pun selama perayaan.

  1. Menghidangkan Lauk Genap

Dalam tradisi Tionghoa, angka genap melambangkan keseimbangan dan harmoni. Oleh karena itu, pada saat makan malam keluarga di malam Tahun Baru, biasanya disajikan delapan jenis hidangan.

Angka delapan dianggap membawa keberuntungan karena dalam bahasa Tionghoa, pengucapannya mirip dengan kata "kemakmuran".

  1. Menghindari Pakaian Hitam atau Putih

Meskipun warna merah sangat identik dengan perayaan Imlek, ada pantangan untuk mengenakan pakaian berwarna hitam atau putih.

Warna-warna tersebut diasosiasikan dengan duka cita dalam budaya Tionghoa, sehingga dianggap tidak cocok untuk perayaan yang seharusnya penuh kebahagiaan.

  1. Larangan Mencuci Rambut

Pada hari pertama Imlek, mencuci rambut dianggap tabu. Tradisi ini berakar dari kepercayaan bahwa mencuci rambut sama saja dengan "mencuci" keberuntungan di tahun yang baru.

Hal serupa juga berlaku untuk mencuci pakaian, sehingga hari pertama Imlek biasanya diisi dengan aktivitas yang lebih santai.

  1. Kebiasaan Memasang Ayam dan Ikan Utuh

Dalam beberapa daerah di Tiongkok, hidangan seperti ayam dan ikan disajikan dalam keadaan utuh, termasuk kepala dan ekor. Hal ini melambangkan keutuhan, keberlanjutan, dan awal yang baru.

Saat menyantap ikan, biasanya kepala ikan akan diarahkan ke orang tertua atau tamu yang dihormati sebagai bentuk penghormatan.

  1. Festival Melempar Jeruk

Di daerah tertentu seperti Guangdong, ada tradisi unik untuk melempar jeruk ke sungai atau danau. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh wanita lajang sebagai simbol harapan untuk menemukan pasangan hidup.

Jeruk-jeruk tersebut sering kali diukir dengan nama atau pesan khusus sebelum dilemparkan.

  1. Membuka Jendela dan Pintu di Tengah Malam

Pada malam pergantian tahun, banyak keluarga di Tiongkok yang membuka jendela dan pintu rumah mereka tepat saat tengah malam.

Halaman:

Terkini

Aldi Taher dan Konser Dadakan Kembang Tahu

Selasa, 7 April 2026 | 00:02 WIB

Air Keras atau Asam Sulfat

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:30 WIB

Berpuasa Ramadan Tanpa Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:00 WIB

Tanda Bahaya Itu Sudah Sejak Lama Berdentang...

Senin, 9 Februari 2026 | 05:45 WIB

Mengapa Kita Tidak Pernah Berinvestasi di Bidang Seni?

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:40 WIB

Kisah Pramugari Gadungan

Minggu, 11 Januari 2026 | 20:43 WIB