Gacor Dongeng Legendaris Burung Kolibri Padamkan Kebakaran Hutan

photo author
Khudori Husnan, Tinemu
- Minggu, 6 Februari 2022 | 10:15 WIB
Burung Kolibri/Pixabay fprose (Pixabay/fprose)
Burung Kolibri/Pixabay fprose (Pixabay/fprose)

Di zaman dahulu kala,  kebakaran  mengerikan melanda hutan; hutan lebat diamuk si jago merah. Dibayang-bayangi ketakutan luar biasa, hewan-hewan penghuni hutan berhamburan,  meninggalkan sarang mereka, lari ke luar hutan bermaksud  menyelamatkan diri.

Ketika serombongan hewan sampai di tepi sungai, hewan-hewan itu berhenti dan menyaksikan bagaimana kobaran api menghanguskan hutan tempat tinggal mereka. Hewan-hewan tampak sangat tak berdaya dan  putus asa.

Hewan-hewan meratapi bagaimana api  menghancurkan rumah mereka. Dalam kecemasan dan ketakutan, hewan-hewan mulai berpikir tidak adakah yang bisa mereka lakukan untuk memadamkan api? Di tengah-tengah keputusasaan burung kolibri maju.

Burung kolibri yang istimewa, gerak cepat  bertindak melakukan sesuatu. Ia terbang melesat dengan gesit lalu menukik ke sungai dan meneguk beberapa tetes air dan menyimpan di paruhnya lalu bergegas masuk hutan dan menyiramkan air  ke atas kobaran api. 

Burung kolibri berulang kali ke luar masuk hutan untuk memadamkan api dengan sangat cepat sementara  hewan-hewan lain menyaksikan dengan perasaan takjub dan tidak percaya.

Beberapa hewan lain, berusaha keras mencegah burung kolibri seraya berkata “jangan repot-repot, api terlalu besar, kamu sangat kecil, sayapmu akan terbakar, paruhmu terlalu kecil, air yang kamu siramkan hanya setetes, kamu tidak akan bisa memadamkan api.”

Saat hewan-hewan  hanya bisa berdiri dan meremehkan  kolibri, burung kolibri kecil ini hanya bisa memerhatikan mereka dan betapa putus asanya mereka. Burung kolibri pun merasa iba   menyaksikan pemandangan itu.

Seekor  hewan lain bahkan berteriak dan menantang burung kolibri sambil mengejek, “menurutmu apa yang kamu lakukan, heh?”

Burung kolibri tak menghiraukannya. Ia tak mau membuang-buang waktu dan terus melakukan tindakannya memadamkan api, dan hanya menanggapi singkat celotehan hewan yang meremehkannya dengan berkata “aku hanya bisa melakukan apa yang aku bisa.”

Menyandang status burung terkecil di dunia,  Kolibri  menyimpan  ajaran  bernilai besar.  Melalui  kegesitan serta  daya jelajah ke berbagai arah termasuk ke celah-celah yang mustahil dilakukan burung lain, Kolibri menunjukan  progresivitas,  kreativitas dan  mentalitas petarung.

Bulu-bulu Kolibri  yang berkilauan  diterpa cahaya matahari, menjadikan Kolibri serupa prisma yang dapat  memantulkan satu sumber cahaya  menjadi aneka  warna-warni  mengagumkan.

Kepekaan Kolibri  mendeteksi sumber manisnya madu secara  akurat, menandakan kepiawaian  Kolibri  menemukan yang serba manis  di tengah-tengah  belantara kehidupan yang dibayangi  kegetiran dan ketidakpastian.  

Kolibri  mampu mengoptimalkan  bentuk minimal tubuhnya  untuk mencapai hasil  sangat maksimal. Bagi kolibri, tidak ada yang mustahil bagi mereka yang kecil.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Khudori Husnan

Tags

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Konser Dadakan Kembang Tahu

Selasa, 7 April 2026 | 00:02 WIB

Air Keras atau Asam Sulfat

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:30 WIB

Berpuasa Ramadan Tanpa Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:00 WIB

Tanda Bahaya Itu Sudah Sejak Lama Berdentang...

Senin, 9 Februari 2026 | 05:45 WIB

Mengapa Kita Tidak Pernah Berinvestasi di Bidang Seni?

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:40 WIB

Kisah Pramugari Gadungan

Minggu, 11 Januari 2026 | 20:43 WIB
X