TINEMU.COM - Lagu berjudul Kala Surya Tenggelam ciptaan Guruh Soekarno Putra, kini sedang populer. Lagu tersebut menjadi lagu latar serial Gadis Kretek yang sedang tayang di Netflix. Lagu tersebut dibawakan oleh Nadin Amizah.
Menurut penelusuran Ari Saptaji, seorang sastrawan yang tinggal di Yogyakarta, Kala Surya Tenggelam oleh penggubahnya sendiri, ternyata dibuat menjadi dua versi lirik.
Lagu Kala Surya Tenggelam pertama kali muncul di album solo pertama Chrisye, bertajuk "Sabda Alam" di tahun 1978. Ini merupakan album lagu yang menawarkan warna baru pada zamannya.
Baca Juga: Inilah Para Pemenang Medali Emas OPSI 2023
Dibawakan oleh Chrisye, lagu Kala Surya Tenggelam menjadi lagu yang populer, bernuansa sendu bermuram durja, tentang kehilangan cinta. Lagu minor, istilahnya.
Dua tahun kemudian, Guruh mempercayakan lagu Kala Surya Tenggelam ini, tapi dengan judul dan lirik yang berbeda, untuk dibawakan oleh The Kid Brothers, kelompok musik kakak-beradik, yang anggotanya adlah anak-anak dari Said Kelana.
Dalam versi ini, Kala Surya Tenggelam menjadi lagu yang riang, merayakan pengharapan akan cinta. Ari Saptaji merujuk situs Irama Nusantara bagi mereka yang ingin mendengarkan lagu versi The Kid Brothers ini dengan kualitas audio yang bagus.
Baca Juga: OPSI 2023 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Penelitian Siswa
Menurut Ari Saptaji, jika didengarkan dengan baik, perbedaan dari lirik lagu terdapat pada bagian atau bait pertamanya. Jika pada Kala Surya Tenggelam berbunyi; Surya tenggelam / Ditelan kabut kelam/ Senja nan muram / Di hati remuk redam.
Sedangkan pada lagu "kembaran"-nya, berbunyi seperti ini; Surya gemilang/ Di ufuk pengharapan/ Pagi cemerlang / Di kalbu dua insan.
Seiring dengan perjalanan waktu, popularitas Kala Surya Tenggelam bergaung lebih lama. Di tahun 2020, kelompok atau group musik D'Masiv sempat membawakan kembali lagu Kala Surya Tenggelam, sebelum kemudian di tahun 2023 ini Nadin Amizah melantunkannya.**
Artikel Terkait
Album Perubahan Deep Purple
Album Judas Priest Tanpa Halford Rasa Owens
Bacaan: “Kemadjoean” dan Iman
Bahasa: Pekerjaan dan Silam