Dari sektor transportasi, Wisnu Pramudyo mewakili KAI DAOP 8 Surabaya menunjukkan bagaimana integrasi kanal digital mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang konsisten.
Baca Juga: Ini Dia Lagu Baru Lyodra Tentang Ketidakpastian!
Pandangan serupa hadir dari Senjaya Gunawan, CEO Seafra 8, yang menjelaskan peran AI dalam menganalisis data, melakukan personalisasi layanan, hingga memperkuat strategi loyalty.
Di bidang kesehatan, Silvia Ayu Arismawati dari CITO menekankan bahwa teknologi chatbot AI mempercepat layanan pasien, namun tetap harus diseimbangkan dengan sentuhan empati manusia.
Perspektif global datang dari Jonathan Caleb Medellu, Guinness World Records, yang menegaskan pentingnya data, standarisasi, dan verifikasi dalam menjaga konsistensi pencapaian rekor dunia.
Baca Juga: Kok Bisa Sih, Plastik Jadi Bahan Bakar?
Menutup sesi ini, Jonathan Danang dari Kana Group berbagi strategi transformasi koperasi dari local champions menuju pemain global dengan dukungan inovasi dan teknologi.
Dari sisi kebijakan nasional, Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, menegaskan bahwa, “Kunci daya tahan bisnis lokal ada pada adaptasi, kolaborasi, dan konsistensi agar mampu memberi nilai tambah bagi komunitas masyarakat di tengah keterbatasan modal dan perubahan pasar.”
Hermawan Kartajaya kembali memaparkan bahwa inovasi dan kolaborasi, jika dipadukan dengan pemanfaatan AI, akan menjadi modal penting bagi Jawa Timur untuk lebih kompetitif di level nasional maupun internasional.
Baca Juga: Jintan Hitam, Tradisi Pengobatan Rasulullah SAW: Khasiat Abadi dari Tanaman Sederhana
Selain sesi diskusi, SMW 2025 juga diwarnai dengan penganugerahan Industry Marketing Champion 2025 Jawa Timur, Corporate EM for Impact 2025, Campus EM for Impact 2025, serta Public Service Awards 2025 Jawa Timur.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh industri, korporasi, akademisi, dan lembaga publik yang berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemasaran berbasis dampak positif.
Acara ditutup dengan pidato dari Dr. Agus Imam Sonhaji, Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Pemkot Surabaya, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
Baca Juga: Art Agenda Hadirkan Pameran Tubuh dan Kuasa, 2 Sept - 25 Sept 2025
Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI dan strategi city branding bukan hanya jargon, tetapi peluang nyata untuk menciptakan wirausaha baru, memperkuat industri lokal, serta memperkokoh ekonomi kreatif di daerah ini.***