Digaji 10 Juta Per Bulan, Apa Sih Pekerjaan Digital Strategic Planner Itu?

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Minggu, 13 Februari 2022 | 12:38 WIB
Tumbuhkan Santri Digitalpreneur, Kemenparekraf siap berkolaborasi dengan Gema Santri Nusa untuk pemberdayaan dan peningkatan kapasitas para santri di berbagai daerah. (Kemenparekraf.go.id)
Tumbuhkan Santri Digitalpreneur, Kemenparekraf siap berkolaborasi dengan Gema Santri Nusa untuk pemberdayaan dan peningkatan kapasitas para santri di berbagai daerah. (Kemenparekraf.go.id)

TINEMU.COM -- Akun twitter @hrdbacot merilis sebuah laporan di mana seorang perencanaan strategis digital menduduki peringkat ke-2 dengan total gaji tertinggi yaitu 10 juta rupiah per bulan. Namun dengan gaji 10 juta rupiah per bulan itu, tentunya dibarengi dengan pengalaman yang berlimpah.

Nah, untuk mempersiapkan diri menjadi seorang Perencana Strategis, khususnya Digital, yang baik, akun twitter @mizwarhead mencuitkan pengalaman pribadinya untuk ditularkan kepada warga net. Meski menggunakan kata personal learning tapi apa yang diceritakannya bersifat cukup umum. 

Untuk bisa menjadi seorang Perencana Strategis, ada beberapa kemampuan yang wajib dimiliki oleh seseorang, yaitu; Brainstorming, Critical Thinking, Copywriting, Sense of Design, Public Speaking. Kelima kemampuan itu jika digabungkan akan menjadi state of working flow atau bentuk dari alur kerja seorang perencana strategis.

Baca Juga: Ibu-Ibu, Begini Cara Membuat Adonan Roti Mengembang Sempurna!

Brainstorming, adalah kemampuan untuk mengumpulkan ide saat akan memulai sebuah proyek. Di dalamnya fungsi manajemen yang berkaitan dengan pembagian tugas untuk kelengkapan data, membaca atau menganalisis data, sampai menarik beberapa kesimpulan yang mengarah pada asumsi-asumsi dasar yang akan digunakan dalam pengerjaan tahapan-tahapan di dalam proyek tersebut.

Critical Thinking, adalah kemampuan untuk memilih dan memilah ide-ide yang ada dalam brainstorming hingga terbentuklah suatu keputusan (decision making) ide seperti apa yang membungkus atau dijadikan dasar dalam proyek yang akan diusulkan.

Setelah mendapatkan ide tersebut, hal itu dituangkan ke dalam deck presentasi agar menarik. Di sinilah fungsi dari kemampuan melakukan Copywriting dan Sense of Design. Sedangkan Public Speaking diperlukan saat menyampaikan deck presentasi itu di hadapan klien, dan meyakinkan mereka.

Baca Juga: Inilah 8 Kemahiran Unggul yang Diperlukan Saat Ini

Dari gambaran ini sebenarnya sudah bisa dibayangkan apa yang dilakukan oleh seorang Perencana Strategis. Tetapi, pekerjaan pokok dari seorang perencana strategis adalah merancang, menganalisa dan mengembangkan suatu proyek digital yang berkaitan dengan brand pada industri pemasaran.

Jika dibandingkan dengan sebuah proyek bangunan, seorang digital planner strategist adalah seperti seorang arsitek yang membuat blueprint (rancangan) yang nantinya akan dilanjutkan oleh tim lainnya.**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB
X