TINEMU.COM -- Dalam keterangan pers yang dirilis oleh The Iconomics, Ika Noviera, Direktur Corporate Affairs Multi Bintang Indonesia, menyatakan bahwa PT Multi Bintang Indonesia, sebagai bagian dari The Heineken Company selalu terbuka terhadap peluang untuk berinovasi secara terus-menerus agar dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar. Salah satunya adalah dengan kerjasama untuk mencari solusi inovatif untuk mengolah produk sampingan atau limbah produksi bir menjadi sesuatu yang lebih berharga.
Kerjasama yang dimaksud adalah antara PT Multi Bintang Indonesia, sebagai produsen Bir Bintang, dengan perusahaan daur ulang makanan (food upcycling) pertama di Republik Korea, RE:harvest, dan juga ASEM SMEs Eco-Innovation Center (ASEIC). Proyek kerjasama ini bertujuan untuk mengolah limbah pangan dari proses pembuatan bir menjadi produk makanan bergizi tinggi.
Proyek ini didanai oleh Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030 (P4G) sebagai bagian dari inisiatif lembaga tersebut untuk mendukung negara-negara berkembang dalam mencapai lima bidang Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca Juga: Minyak Goreng Langka, Ikan Lebih Sehat dan Nikmat Tanpa Digoreng
Melalui kemitraan Multi Bintang Indonesia dengan RE:harvest dan ASEIC, berambisi untuk berkontribusi memberikan solusi alternatif dengan memasok sisa biji-bijian dari proses pembuatan bir yang sebenarnya masih memiliki nilai, atau dikenal sebagai brewer’s spent grain (BSG), sebagai bahan baku untuk didaur ulang menjadi tepung bergizi tinggi yang nantinya dapat digunakan untuk membuat produk makanan seperti granola bar, roti, dan mi.
Proyek rintisan ini berpotensi untuk berkontribusi pada target Pemerintah Indonesia untuk mencapai 30% pengurangan limbah pada 2025, karena produksi satu kilogram tepung dari BSG diharapkan dapat menyerap tiga kilogram limbah pangan.**
Artikel Terkait
Yuk Ibu-Ibu Manfaatkan Nasi Sisa Jadi Cireng!
Serba Tujuh! Inilah Tujuh Belas Bahan dalam Tujuh Langkah Membuat Nasi Kebuli Ayam
AyoConnect Gandeng BRI untuk Garap OpenBanking
KAI dan Summarecon Kembangkan Kawasan TOD di Stasiun Bekasi