TINEMU.COM - PT Tanamori Makmur Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama dengan WIR Group terkait dengan masuknya perusahaan ke dunia metaverse pada 22 Maret 2022. Lewat kesepakatan ini, kedua belah pihak akan bekerjasama mengembangkan teknologi dalam dunia digital yang dikembangkan oleh WIR Group.
Direktur Utama PT Tanamori Makmur Indonesia, Alfonso Rico Parluhutan Pardede menjelaskan pengembangan Tanamori berbasiskan Digital & Sustainable. Pihaknya percaya WIR Group akan menjadi strategic partner yang tepat dalam pengembangan sektor digital & teknologi di Tanamori.
Nantinya proyek Tanamori Labuan Bajo yang dikembangkan oleh Triniti Land melalui PT Tanamori Makmur Indonesia akan menjadi kawasan wisata dunia pertama di Indonesia yang menggunakan konsep metaverse. Pengembangan proyek ini selanjutnya akan menjadi bagian dari platform Metaverse Indonesia.
Baca Juga: Perkuat Talenta Digital, Kominfo Sediakan 200 Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri
Executive Chairman & Co Founder WIR Group, Daniel Surya mengatakan perkembangan teknologi terutama melalui metaverse dapat memperluas akses bagi siapapun untuk dapat berwisata ke berbagai wilayah Indonesia dari manapun dan kapanpun.
“Kehadiran Tanamori Labuan Bajo secara virtual di Metaverse Indonesia dapat menjadi pemicu geliat sektor pariwisata pasca-pandemi dengan menawarkan pengalaman berwisata yang unik dan tanpa batas,” ucapnya
WIR Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan jasa media interaktif, periklanan, dan pengembangan teknologi dalam dunia augmented reality, virtual reality, dan artificial intelligent.
Baca Juga: Banyak Keutamaan dan Manfaat Bulan Sya'ban, Apa Saja?
Lewat kerjasama ini, kedua pihak berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita pemerintah dalam persiapannya untuk menghadapi tren teknologi metaverse.
Pengembangan di Tanamori sendiri merupakan pengembangan terbaru Triniti Land melalui PT Tanamori Makmur Indonesia di lahan seluas 246 hektare yang akan dikembangkan dalam dua fase pengembangan.
Kawasan ini selanjutnya akan dikembangkan menjadi Kawasan Pariwisata Dunia yang direncanakan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan menjadi lokasi G20 Ceremonial Event di bulan Oktober 2022 dan Asean Leadership Summit tahun 2023.
Baca Juga: Stop Penggunaan Merkuri, Konvensi Minamata Kampanyekan ‘Make Mercury History’
Pengembangan pariwisata yang masif di wilayah ini menjadikan nilai jual yang cukup baik di daerah ini. Apalagi, wilayah ini dijadikan sebagai 5 destinasi super prioritas nasional oleh pemerintah beserta wilayah lainnya.***
Artikel Terkait
Miliki Kearifan Lokal, Indonesia Berpeluang Besar dalam Pengembangan Metaverse Dunia
WIR Group Akan Kenalkan Prototipe Metaverse Indonesia Saat Presidensi G-20 di Bali
Platform Metaverse akan Hadir di Kota Makassar
Kenalkan; INDICO, Holding Company Pengembangan Ekosistem Digital dari Telkomsel
Perkuat Talenta Digital, Kominfo Sediakan 200 Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri