temu-pande

Ternyata, Ini Alasan Anjing Gembala Jerman Tidak Lagi diminati Polisi dan Tentara di Unit K-9!

Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:59 WIB
Anjing Gembala Jerman (kiri) dan anjing Belgian Malinois (kanan) (Grok)

TINEMU.COM - Selama puluhan tahun, citra anjing polisi atau tentara identik dengan Anjing Gembala Jerman atau biasa disebut German Shepherd.

Tubuh tegap, wajah tegas, dan kepatuhannya menjadikan ras ini bintang utama di film, televisi, hingga unit K-9 kepolisian di seluruh dunia.

Namun, dalam dua dekade terakhir, posisi Anjing Gembala Jerman mulai tergeser oleh kerabat dekatnya: Belgian Malinois. Mengapa hal ini terjadi?

German Shepherd awalnya dikembangkan di Jerman pada akhir abad ke-19 sebagai anjing gembala.

Kepintaran, kekuatan, dan loyalitasnya membuat mereka cepat diadopsi militer Jerman pada Perang Dunia I, lalu menyebar ke seluruh dunia.

Baca Juga: ADA Band Resmi Rilis Album Baru, Sudah Disiapkan Sejak Masa Pandemi Covid 19

Tak heran jika ia menjadi pilihan utama kepolisian dan militer di banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Namun, penggunaan jangka panjang menunjukkan beberapa tantangan.

German Shepherd cenderung lebih rentan terhadap masalah kesehatan, terutama displasia pinggul (hip dysplasia) yang memengaruhi mobilitas dan daya tahan mereka dalam jangka panjang (Mäki et al., Canine Genetics and Epidemiology, 2014).

Belgian Malinois berasal dari Belgia, awalnya juga digunakan sebagai anjing gembala.

Dari tampilan, ia lebih ringan, ramping, dan lincah dibanding German Shepherd.

Baca Juga: Kehidupan Rumah Tangga Shindy Huang di Ambang Maut!Kok Bisa?

Ukurannya membuatnya lebih tahan terhadap panas, lebih cepat berlari, dan lebih gesit dalam medan sulit.

Studi yang membandingkan performa anjing kerja menunjukkan bahwa Malinois unggul dalam ketahanan fisik, kecepatan, dan fokus kerja (Slabbert & Odendaal, Applied Animal Behaviour Science, 1999).

Tidak heran jika unit militer elit seperti Navy SEALs Amerika memilih Belgian Malinois untuk misi-misi berisiko tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB