TINEMU.COM-Sophia (Berenice Bejo) memimpin sebuah lembaga riset kelautan meneliti perilaku hiu yang terdampak pencemaran laut. Ia banyak belajar dari kawannya, Mika (Lea Leviant) seorang aktivis lingkungan hidup. Seekor hiu yang Sophie namai Lilith mendadak menjadi buas tak terkontrol-menyerang dan menghabisi anggota tim risetnya. 3 tahun kemudian Sophia menemukan Lilith yang telah berevolusi secara ekstrim masuk ke sungai Seine di Paris. Sophia akhirnya bekerjasama dengan pihak kepolisian Adil (Nassim Lyes) untuk mencegah jatuh korban akibat serangan Lilith.
Keadaan makin genting tatkala akan digelar lomba Thriatlon Dunia di sungai Seine. Sophia yang mengetahui adanya seekor hiu besar tersesat di sungai tersebut berupaya mencegah bahaya dan kekacauan. Meski sudah bergabung dengan kelompok komandan polisi sungai Seine dan Sophia juga memperingatkan akan adanya bahaya, tak dihiraukan, terutama oleh Walikota Paris. Sang Ibu Walikota bahkan tetap ngotot Thriatlon Dunia tetap diadakan. Kehadiran sosok hiu raksasa Lilith dalam Sungai Seine dapat mengancam keselamatan kota Paris sehingga memaksa Sophie untuk sekaligus berhadapan dengan masa lalunya yang tragis.
Film Under Paris atau bahasa Perancisnya Sous la Seine karya sutradara Xavier Gens yang kini tayang di Netflix ini dikemas cukup baik, terutama pada serangkaian adegan-adegan menegangkan akibat teror hiu. Film yang baru beredar sejak 5 Juni 2024 ini tentunya sulit melepaskan ingatan pecinta film terutama kepada film klasik tentang serbuan hiu Jaws (1975) karya Steven Spielberg, atau Deep Blue Sea (1999) dan The Shallows (2016).
Baca Juga: 'Godzilla x Kong The New Empire' dan Kemungkinan Sekuelnya
Film ini meskipun masih kurang mencekam misalnya jika dibandingkan The Shallows sekalipun- namun relatif tidak mengecewakan. Emosi dan akting Berenice Bejo sebagai tokoh utama Sophie cukup memukau. Perannya sebagai ilmuwan hebat tapi masih dihantui trauma juga menjadi fokus film ini. Kisah bagaimana sang tokoh berjuang melawan ketakutannya sendiri namun sedang menghadapi tugas berat mampu diperankannya dengan baik.
Lewat film ini sutradara Xavier Gens bahkan seolah memberi contoh bahwa pesan atau kampanye mencintai atau merawat lingkungan alam terutama laut-bisa dikemas sebagai pesan terselubung dalam film cerita perpaduan antara fiksi ilmiah, drama, dan thriller yang menghibur. Tak hanya itu, film ini bisa dijadikan salah satu pilihan menonton film dari dunia sinema Perancis.**
Artikel Terkait
Perjalanan Detektif Alzheimer dalam 'Sleeping Dogs'
Atas Nama Dendam dalam 'Boy Kills World'
The Fall Guy, Gabungan Komedi Romantis dan Komedi Aksi dengan Bumbu Aksi Stuntman
'Civil War' dan Amerika yang Porak Poranda