Persembahan Sisca Saras Untuk Kamu yang Galau dan Putus Cinta

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 23:20 WIB
Sisca Saras kali luncurkan karya pop ballad (Wecord Evermore)
Sisca Saras kali luncurkan karya pop ballad (Wecord Evermore)

TINEMU.COM- Alumni JKT48 Sisca Saras memulai tahun 2025 dengan merilis single terbarunya  Tak Berakhir Sama. Lagu ini menjadi single bertempo ballad pertama Sisca yang mengusung tema perpisahan dan diharapkan mampu menemani para pendengar yang tengah dilanda kegalauan. Dengan lirik yang relate hingga 99% dengan kehidupannya sendiri, Tak Berakhir Sama menjadi karya yang sangat personal bagi Sisca. Lagu ini menunjukkan sisi emosionalnya yang baru, sekaligus membuktikan kedewasaannya dalam bermusik.

Single ini ditulis oleh Clara Riva dan diproduksi oleh KREATE. Proses produksinya dipimpin oleh Wecord Evermore Indonesia sebagai Executive Producer, dengan kontribusi musik dari Trinanda Imawan Wibisono (keys & synth), Pefiri dan Trinanda Imawan Wibisono (strings), serta Pefiri (drums & programming). Permainan gitar disempurnakan oleh Dimas RID, sementara rekaman drum dilakukan di Ebony Ivory Studio oleh Sinyo Luntungan dan Andrew Setiawan. Vokal Sisca direkam di Sony Music Studios, diarahkan oleh Bowo Soulmate, direkam oleh Yusuf Albantani, dan diedit oleh Pefiri. Mixing dan mastering dipercayakan kepada Dimas Pradipta di Sum It Studio, dengan proses Atmos Mixed yang dilakukan oleh Edu Christanto.

Sisca Saras
Sisca Saras (Wecord Evermore)

Single ini ditulis Sisca bersama penulis lagu Clara Riva, yang secara spontan tercipta tanpa niat menghubungkannya dengan karya-karya sebelumnya. Namun, Sisca mengakui bahwa Tak Berakhir Sama dapat diinterpretasikan sebagai kelanjutan emosional dari dua single sebelumnya, Terbawa Suasana dan Cinta Setara. “Awalnya dibikin Terbawa Suasana, tapi ternyata setelah dijalani, mereka nggak punya Cinta Setara yang bikin mereka jadi Tak Berakhir Sama,” ungkap Sisca sambil menyambungkan sendiri judul-judul lagunya supaya pas dengan nada bercanda.

Baca Juga: Dere Rilis Karya Baru Jelang Hari Valentine 

Lagu ini mengisahkan tentang hubungan panjang yang penuh keyakinan namun harus kandas akibat badai yang terlalu besar untuk dihadapi bersama. Sisca menjelaskan, “Aku pengen coba bikin lagu galau/ballad, jadi nggak upbeat melulu. Tema ini aku pilih karena cukup sering terjadi di sekitarku.” Dalam menghadapi perpisahan, Sisca berbagi caranya mengatasi kesedihan, yaitu dengan memberi diri waktu untuk merasa sedih dan melepaskan emosi. “Aku biasanya kasih deadline kapan harus berhenti mempertanyakan keadaan. Aku izinin diri aku untuk sedih se-sedihnya, biar rasa sakitnya lama-lama reda,” ungkap Sisca.

Sisca berharap lagu ini dapat diterima oleh banyak orang dan menjadi teman saat mereka menghadapi perpisahan. Ia juga memberikan pesan kepada mereka yang tengah mengalami hal serupa: “Kadang berhenti mencari jawaban dari ‘kenapa’ itu lebih baik daripada harus tahu semuanya. Dan nggak selamanya perpisahan bikin kamu terpuruk. Pasti ada kebahagiaan yang menanti di depan.” **

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X