temu-paran

Catat! F1 Powerboat Bakal Digelar di Danau Toba Awal Maret 2024

Kamis, 8 Februari 2024 | 22:10 WIB
Ajang kejuaraan olahraga air internasional F1 Powerboat akan kembali digelar di Danau Toba, Sumatra Utara, pada 1-3 Maret 2024. (kemenparekraf.go.id)

TINEMU.COM - Ajang kejuaraan olahraga air internasional F1 Powerboat akan kembali digelar di Danau Toba, Sumatra Utara, pada 1-3 Maret 2024. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap multiplier effect dari kegiatan F1 Powerboat 2024 naik 20 hingga 25 persen, dari yang sebelumnya berdampak ekonomi mencapai Rp391 miliar.

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi berbagai pihak atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan olahraga air internasional di Danau Toba, termasuk F1 Powerboat 2023, yang sekaligus menempatkan Danau Toba di Indonesia sebagai host terbaik di dunia karena memiliki view yang indah.

Baca Juga: Alam Swimming Pool, Tempat Asyik untuk Berenang, Mancing, dan Kulineran

“Jadi kita berharap tahun ini ada peningkatan 20-25 persen dan dampak ekonominya lebih besar karena semakin menonjolkan produk-produk ekonomi kreatif dan budaya,” kata Menparekraf dalam dalam Press Conference F1 Powerboat 2024 di Kemenkomarves pada 7 Februari 2024.

Menparekraf menyampaikan, para pelaku ekonomi kreatif di Danau Toba telah diberikan pelatihan untuk mendukung kesuksesan F1 Powerboat 2024.

“Jadi kami mendorong produk kuliner, produk kriya, dan fesyen dari Danau Toba ini semakin berkembang karena juga sudah kita lakukan pelatihan di berbagai sentra ekonomi kreatif di sekitar Danau Toba,” kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Risalah Wartawan

Ia pun mendorong media digital untuk bekerja lebih masif dalam memberitakan ajang F1 Powerboat.

“Jadi jika yang nonton langsung di sana 100 ribu-200 ribu, tapi yang nonton di media digitalnya itu jutaan dan ini ternyata mendorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” kata Menparekraf.

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut Menparekraf Sandiaga menjelaskan kehadiran tourism fund atau pembentukan dana khusus pariwisata.

Baca Juga: Ketika Hidup Memang Harus Memilih!

Ia menjelaskan dana yang dikucurkan tourism fund untuk sektor parekraf bisa mencapai Rp2 triliun setiap tahun, yang diharapkan dapat menjadi katalis baru untuk menghadirkan acara-acara kebudayaan dan eco tourism lainnya, sehingga Indonesia akan semakin dikenal di dunia.

Dana ini diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Nantinya, Kemenparekraf/Baparekraf akan melakukan kurasi pada setiap event sehingga kegiatan yang dihadirkan bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Halaman:

Tags

Terkini