TINEMU.COM- Karina Christy adalah seorang penyanyi dan penulis lagu Indonesia yang memulai karirnya sejak mengikuti ajang Indonesian Idol pada 2012 dan masuk dalam 15 besar. Selain sebagai penyanyi solo, Karina juga aktif dalam kolektif penyanyi perempuan bergenre soul dan R&B, Salon RNB. Beberapa lagu yang telah dirilisnya antara lain Stuck In Silence (2018), Foolish Love (2018), Night Like This (2022), If I Can’t (2023), dan Maybe Some Other Time (2024), serta album Penuh Circle (2023) dan single yang kemudian dimasukkan dalam EP Kasitau, Mereka (2024) dan Ontime (2024).
Kali ini ia mengajak pendengarnya merayakan kebebasan berekspresi berbagai genre lagu dengan mempersembahkan mini album Extended Play (EP) berjudul Kasitau. EP ini menjelajah vokal powerhouse Karina Christy yang menjadi identitasnya. Dengan mengusung keberagaman genre, Karina menggabungkan musik reggae, soul, afro, hingga pop ballad Indonesia dalam satu karya yang otentik.
"Aku selalu merasa bahwa musik itu adalah caraku untuk berekspresi tanpa batas. Di album ini, aku ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kita semua memiliki kebebasan untuk menciptakan musik sesuai dengan apa yang kita inginkan," kata Karina Christy.
Baca Juga: Dino Jelusic dan Jeff Scott Soto Siap Guncang Jakarta EPrix 2025 bersama Dewa 19 All Stars!
Kasitau adalah sebuah koleksi lagu yang memberikan pesan bahwa setiap individu bebas untuk menciptakan musik yang mereka inginkan. Dalam album ini, Karina Christy banyak mengeksplor hal-hal baru yang ternyata sangat menyenangkan baginya bersama produser Budie Tanzania.
EP Kasitau terdiri dari lima lagu, masing-masing dengan tema yang mendalam dan sangat personal. Berikut adalah lima lagu yang terdapat dalam EP ini:
-
Kasitau – Lagu ini mengangkat tema fear of trust, menceritakan tentang perjalanan Karina yang penuh pembelajaran dari masa kecil hingga usianya yang ke-30. Lagu ini merupakan refleksi mendalam tentang kesalahan yang terus berulang, serta siklus-siklus yang sulit untuk diputuskan dalam hidupnya.
-
Mereka – Terinspirasi dari rasa takut dianggap bodoh, lagu ini menceritakan pengalaman Karina yang sering dipanggil bodoh oleh seorang teman ketika ia jatuh cinta. Melalui lagu ini, Karina merindukan cinta yang sederhana dan bebas dari segala teori dan kerumitan.
-
Terlena – Lagu ini menjadi respons terhadap lagu Mereka yaitu merayakan ketidaktahuan yang datang dengan jatuh cinta. Karina mengungkapkan bahwa ia tidak pernah menyesali hubungan masa lalunya, dan menganggap cinta selalu indah dan tak akan pernah berubah.
-
Ontime – Lagu ini berbahasa Inggris dan berbicara tentang rasa takut akan dianggap terlalu berlebihan. Karina belajar bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tidak selalu dapat dikontrol dan belajar untuk lebih lapang dada menerima segala hal dalam hidupnya, tidak terburu-buru dan percaya semua akan datang pada waktu yang tepat.
-
Terserah – Sebagai lagu penutup yang berbeda dari empat lagu lainnya, Terserah menceritakan tentang perasaan lelah. Lelah terhadap hubungan asmara yang rasanya sulit untuk diperjuangkan, rasanya ingin menyerah saja. Lagu ini dibalut dengan nuansa pop ballad. **