TINEMU.COM— Setelah merilis lagu Tak Mengerti, Menunggu Di Sini (feat. Randa), dan Wajar, Efah Aarayn atau akrab disapa Efah kini tampil dengan warna yang lebih ringan namun tetap personal. Merilis single Crush yang terasa istimewa karena ditulisnya dalam bahasa Inggris, lagu ini juga spesial karena ditulis langsung oleh Efah Aaralyn sendiri.
Mengungkap tema keseharian yaitu: naksir seseorang, tapi hanya bisa diam, Efah mengaku tak terlalu banyak menemui kendala saat penggarapannya.
“Efah tulis lagu ini kurang lebih tiga hari, pas bikinnya lumayan lancar, tapi ada kendala sedikit yaitu ada beberapa kata yang direvisi setelah lirik lagunya jadi,” ujar Efah.
Baca Juga: Joanna Andrea Kenalkan 'Lepaskan' Jelang Rilis Debut Albumnya
Lirik dari Crush sendiri merupakan pengalaman pribadi yang dituangkan oleh Efah Aaralyn ke dalam lagu ini, dan itu ada hubungannya dengan alasan Efah menulis lagu ini dalam bahasa Inggris.
“Lagu ini ditulis berdasarkan pengalaman Efah pribadi, pada saat itu Efah lagi mengagumi seseorang. Berawal dari sebuah project, dia seorang musisi. Dia mengajak Efah untuk kolaborasi, tetapi karena jarak dan waktu yang berbeda dan kesibukan masing - masing, kita tidak ada waktu buat diskusi secara intens,” tutur Efah.
Crush menggambarkan situasi yang banyak orang alami yaitu ketika rasa suka tumbuh, tapi tidak pernah tersampaikan karena ragu, jarak, ataupun realita yang tidak mendukung. Lagu ini diproduksi oleh M Aditia Sahid atau akrab disapa Acoy (gitaris Rocker Kasarunk) yang juga mengaransemen musiknya dengan gaya yang simpel, hangat, dan terasa dekat dengan pendengar.
Baca Juga: Karya Terbaru Geisha tentang Sosok Penyelamat Jiwa yang Rapuh
Vokal Efah yang lembut memberi sentuhan emosional tanpa harus berlebihan, membuat lagu ini mudah dinikmati namun tetap punya makna dalam. Efah juga mengajak para pendengar untuk ikut membagikan pengalaman mereka yang pernah Crush diam-diam, karena cerita seperti ini hampir pasti pernah dialami semua orang.
“Nah, kenapa Efah menggunakan bahasa Inggris di single Crush ini? Karena selain Efah pengen eksplore kemampuan bermusik Efah, dan kebetulan orang yang Efah kagumi itu dari Eropa…hahaha,” ujar Efah yang juga menyukai lagu-lagu Avril Lavigne, Taylor Swift, Ed Sheeran, Lany, One Direction, Tate Mc Rae, Niki, Tulus, Yura, The Overtunes sampai Nadhif Basalamah .
“Musik Video Crush syutingnya di Kebun Raya Cibinong. Dibutuhkan waktu 4 jam untuk syuting. Kalo untuk konsepnya sih, gak ada konsep khusus ya. Jadi ketika ketemu spot yang bagus, langsung take,” kata Efah yang sekaligus merilis MV nya dan sudah mengudara di kanal YouTube AFE Records. **