temu-paran

Ini Dia Penampilan Frankenstein Terbaru Karya del Toro!

Jumat, 1 Agustus 2025 | 12:10 WIB
first look Frankenstein del Torro (Vanity Fair)


TINEMU.COM- Guillermo del Toro sineas kelahiran Meksiko yang kondang dengan The Shape of Water dan Pan's Labyrinth segera kembali dengan karya terbarunya bersama Netflix, Frankenstein. Tentunya menjadi daya tarik tersendiri dengan reputasi del Toro yang dikenal mampu menghadirkan dunia fantasi yang indah sekaligus kelam. Sebagai pengingat, Guillermo del Torro pernah mengadaptasi karya klasik Pinocchio (2022), adaptasi komik Marvel, Blade 2 (2002) serta adaptasi komik Dark Horse Comics, Hellboy (2004). Namanyan makin melambung setelah meraih penghargaan Academy Award 2018 lewat film The Shape of Water.

Tentunya akan memberi kesan tersendiri jika Frankenstein karya Mary Shelley diadaptasi Guiilermo del Toro. Yang membuat proyek ini semakin menarik adalah deretan pemain papan atas yang terlibat. Oscar Isaac terpilih untuk memerankan Dr. Victor Frankenstein, sementara Jacob Elordi, bintang Euphoria dan Saltburn, dipercaya memerankan Frankenstein, sang makhluk ciptaan yang ikonik. Nama lain yang turut memperkuat jajaran pemeran antara lain Mia Goth, Felix Kammerer, Lars Mikkelsen, David Bradley, Christoph Waltz, Christian Convery, dan Ralph Ineson. Kehadiran aktor-aktor besar ini menambah ekspektasi tinggi bahwa film akan menghadirkan pengalaman sinematis yang berkelas.

Dari foto perdana serta trailer yang dibagikan, tampak Jacob Elordi tampil dengan dua penampilan berbeda sebagai makhluk Frankenstein. Pertama, ia mengenakan jubah dan topeng, seolah berusaha menyamarkan dirinya agar tidak terlalu menimbulkan kecurigaan saat berada di dunia luar. Sementara itu, foto kedua memperlihatkan del Toro yang terlihat memberikan arahan langsung untuk Oscar dan Elordi.

Baca Juga: Mau Nonton Duluan 'Panggil Aku Ayah' di 25 Kota? Kok Bisa?

Dalam wawancara dengan Vanity Fair, del Toro menyebut Elordi sebagai pilihan sempurna untuk peran ini. “Jacob adalah aktor yang paling tepat untuk memerankan makhluk ini. Kami memiliki koneksi yang luar biasa baik. Saya hampir tidak perlu banyak bicara, dan dia langsung bisa menangkap maksud saya,” ungkapnya. Hal ini menandakan chemistry yang kuat antara sutradara dan pemeran utama, sesuatu yang sangat penting untuk menghidupkan kisah klasik penuh emosi ini.

Gullermo, Oscar dan Elordi (Vanity Fair)

Del Toro juga menambahkan bahwa proyek ini bukan sekadar film biasa, melainkan mimpi panjang yang ia kejar sejak kecil. “Ini adalah puncak dari perjalanan yang telah mengisi sebagian besar hidup saya. Saya pertama kali membaca Frankenstein karya Mary Shelley saat masih anak-anak dan melihat Boris Karloff dalam keadaan yang hampir religius. Monster tersebut telah menjadi sistem kepercayaan pribadi saya,” katanya.

Dengan pendekatan yang menekankan hubungan antara pencipta dan ciptaan, ayah dan anak, Frankenstein versi del Toro berjanji menghadirkan lebih dari sekadar horor. Film ini akan mengeksplorasi sisi kemanusiaan di balik sosok monster, lengkap dengan nuansa body-horror. Frankenstein termasuk dongeng klasik yang sering diadaptasi. Tahun 1994 adaptasinya yang dikerjakan sutradara Kenneth Branagh dengan menampilkan Robert De Niro sebagai sang monster juga menuai pujian-salah satunya nominasi Oscar untuk make up dan efek visual, juga banyak kategori penting di ajang British Academy Film Awards. Dan pada Maret 2026 nanti juga akan beredar adaptasi Frankenstein yang diberi judul The Bride, dibintangi Christian Bale sebagai sang monster. **

 

Tags

Terkini