temu-paran

Lagu Baru Methosa Kritik Soal Tambang yang Dieksploitasi

Kamis, 14 Agustus 2025 | 23:04 WIB
Methosa (Pro M)

TINEMU.COM- Methosa grup yang dikenal dengan karya-karyanya yang sarat dengan kritik sosial juga politik terutama terhadap kondisi pemerintahan saat ini, muncul lagi dengan single terbaru bertajuk Tarik Tambang. Tambang bisa memberikan manfaat jika pengelolaannya didasari untuk kesejahteraan rakyat. Ijin penambangan yang resmi tanpa mengganggu kawasan hutan lindung,hutan konservasi, tanpa mengusir masyarakat adat, pembuangan limbah yang tidak mengganggu ekosistem sekitar pasti akan membawa berkat bagi daerah itu sendiri, terlebih jika masyarakatnya diberdayakan.

Sebaliknya, tambang akan menjadi musuh masyarakat saat pemilik/perusahaan yang tidak memiliki ijin merusak kawasan hutan lindung demi titik tambang baru yang kemudian akan mencemari air, udara dan menyumbang banyak penyakit hingga konflik di tengah masyarakat.

Kegelisahan terhadap maraknya tambang ilegal inilah yang melandasi Methosa menulis dan merilis lagu Tarik Tambang ini. Lagu yang bercerita tentang kerasahan masyarakat saat daerahnya dimasuki oleh “orang yang membawa alat berat, mengambil alih hutan adat, dan merampas tanah rakyat” demi penambangan yang keuntungannya tidak pernah dinikmati oleh masyarakat daerah tambang tersebut.

Baca Juga: 'Main Cantik' Mia Ismi Terpilih dalam Album Kompilasi 'The World Album'! Kok Bisa?

Dibalut nuansa musik yang ceria dengan memasukkan unsur suling dangdut yang sangat ‘fenomenal’ membuat pendengar lagu ini sulit untuk tidak bergoyang. Meskipun demikian, di balik itu tersimpan makna yang sangat dalam dari lirik lagu Tarik Tambang :

Bangun tambang, dulang uang, mreka pulang, dan kita terbuang…

Miliaran kilo sejak puluhan tahun

Mereka mengeruk tanah beruntun

Hutan kini berubah jadi gurun

Kita dikibulin turun temurun

Tentu kegelisahan masyarakat ini tidak akan bisa teratasi tanpa adanya perlindungan, kepastian hukum serta regulasi yang pro-rakyat dari pemerintah terhadap ijin untuk membuka pertambangan di hari depan. Lewat lagu ini Methosa mengajak kita merenung kembali apa sebenarnya yang kita cari dan sekaligus membangun kesiapsiagaan untuk menjaga daerah tempat tinggal kita dari pertambangan ilegal yang hanya akan membuat kita sengsara di kemudian hari.**

 

 

Tags

Terkini