Game For You di Ulang Tahun Pos Bloc

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 11:54 WIB
Foto dok Frigidanto Agung
Foto dok Frigidanto Agung

TINEMU.COM - Elemen artistik panggung pertunjukan memang penting. Bagaimana orang menghayati pertunjukan salah satunya adalah tata artistik, baik kostum, tata suara dan tata letak benda lain di atas panggung.

Pengertian keseluruhan tata nilai ini merupakan Spektakel. Kali ini konsep ini dipakai untuk Rangkaian acara ulang tahun ke 2, berdirinya Pos Bloc, menghadirkan berbagai acara yang menarik. 

Selain panggung musik, bazaar, karaoke, ada juga pameran karya seni. Puncak acara yang diselenggarakan pada tanggal 10-14 Oktober 2023 ini merupakan peringatan berdirinya setelah operasional dua tahun di Jalan Pos No 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berbagai acara yang dibawakan dalam ulang tahun ini cukup beragam. 

Salah satu seniman yang tampil dalam peringatan ulang tahun ini adalah Sri Hardana, yang menampilkan karya instalasi dengan ukuran super besar, mengambil judul “Game For You” mendasarkan konsepnya pada primbon Jawa yang dikembangkan sedemikian rupa menjadi alat permainan yang interaktif. Bahwa seni tidak harus berpikir keras untuk mengetahui makna karya. Permainan ini dapat menjadi ruang kontemplasi publik. 

Permainan yang diciptakan oleh Sri Hardana cukup sederhana. dengan melempar anak panah kecil ke arah dinding yang telah dipersiapkan dengan ramalan tertentu. Pengunjung dapat membidik salah satu titik yang dia tuju.

Melalui anak panah kecil yang dilemparkan dengan tangan itulah pengunjung akan mengetahui apa yang diinginkannya, juga keinginan dalam pikirannya akan terbaca sesuai ramalan yang dipersiapkan dalam kotak-kotak, dapat dibaca setelah anak panah menancap pada salah satu kotak. 

Foto dok Frigidanto Agung
Foto dok Frigidanto Agung

Game For You, merupakan cara berpikir primbon jawa yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk mempermudah pengunjung mendapatkan jawaban atas keinginan yang hendak dilakukan dalam hidup sehari-hari. Dasar ramalan yang menyangkut psikologis pembidik. Dasar dari pikiran yang sesungguhnya menjadi keinginan disimpan sebelum membidik. 

"Karya ini mengadaptasi dari primbon Jawa yang kita kenal, lalu saya modifikasi sedemikian rupa, sehingga mempermudah orang memahami keinginan dan persepsi tentang dirinya, baik hari ini atau di masa depan",ungkap Danar, panggilan akrabnya.  

Begitulah uniknya karya yang diciptakan Sri Hardana, seniman lulusan  Institut Seni Indonesia, Yogyakarta angkatan tahun 1997, serta pernah memenangkan kompetisi karya lukis pada Dies Natalis ISI ke 10 pada tahun 2000. Sebelumnya mendapatkan penghargaan karya terbaik Mahasiswa Modern School of Design, MSD Yogyakarta.

Catatan Frigidanto Agung*** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X