Ketika Mimpi Menjadi Inspirasi 7 Pelukis

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 12:07 WIB
Alexander Christ, seniman sekaligus pemilik galeri, foto dok: Frigidanto Agung
Alexander Christ, seniman sekaligus pemilik galeri, foto dok: Frigidanto Agung

TINEMU.COM - Kejadian dalam alam mimpi, ternyata dapat menjadi inspirasi dalam penciptaan karya seni lukis. Pameran ini menghadirkan satu karya lukisan dari seniman-seniman peserta yang terinspirasi dari hasil mimpi.

Peristiwa seseorang kala tengah tidur dan bermimpi ternyata mempunyai batas kesadaran atas mimpi yang hadir dari alam bawah sadar.

Pameran yang diselenggarakan Alexander Art Gallery, Jl Slamet , Cianjur, Jawa Barat. Mulai tanggal 27 September hingga 25 Oktober 2024. Merupakan pameran yang merepresentasikan seniman dari 4 kota, yakni: Jakarta, Cianjur, Bandung dan Jogjakarta. 

Pameran dengan 7 peserta pelukis ini memberi gambaran tentang geliat kesenian Cianjur. 7 pelukis yang ikut serta dalam pameran ini adalah Alexander Christ, Agustan, Andre "Dolly" Lesmana, Fatoni Makhturodi, Isa Perkasa, Sogik Prima Yoga, dan Widhi NRS.  

Kehadiran pameran dengan tema mimpi ini seperti kembali menguak proses memori, lalu, kini dan akan datang dalam wujud-wujud yang lain. Wujud kehadiran benda estetis, lukisan, yang menunujukan representasi bahwa mimpi itu mempunyai suatu hal untuk diwujudkan dalam alam nyata.

Foto beberapa karya perupa yang dipamerkan
Foto beberapa karya perupa yang dipamerkan

Menurut Frigidanto Agung, kurator pameran menyatakan; “bahwa kejadian dalam alam mimpi memungkinkan menjadi inspirasi dalam penciptaan karya dan dapat menghadirkan ratusan bahkan ribuan karya.”

Pameran ini menghadirkan satu karya dari satu seniman yang terinspirasi dari hasil mimpi. Kesadaran mengungkap gambaran mimpi atau melukiskan mimpi yang hadir dari alam bawah sadar, menjadi sesuatu yang menarik. Itulah salah satu keunikan yang perlu dipertimbangkan dari pameran Il Sogno ini.   

"Karya yang kehadirannya memang dari kesadaran dalam membentuk wujud visual dan nampak estetis untuk diperlihatkan ini, merupakan rangkaian yang memperlihatkan inspirasi yang tercerabut dari mimpi", pungkas Frigidanto Agung. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X