TINEMU.COM - catatan Rahman Seblat - Jakarta, 12 Agustus 2025 - Di tengah hiruk pikuk Ibu Kota, ada satu tempat yang terasa tenang, sunyi, namun menyimpan banyak cerita. Di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, sebuah pameran seni rupa hadir untuk merayakan bukan hanya seni, tapi juga integritas.
Bertepatan dengan hari ulang tahun Bung Hatta ke-123, Yayasan Hatta bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti Bung Hatta Anti-Corruption Award, Arsip Nasional RI (ANRI), LP3ES, SPAK Indonesia, dan Dekopin, menggelar sebuah pameran bertajuk “Jejak Integritas Bung Hatta dan Mereka yang Melawan hingga Akhir Hayat”.
Ini bukan sekadar pameran biasa. Alih-alih di galeri formal, pameran ini memanfaatkan ruang terbuka di sekitar makam sebagai ruang display. Selain untuk mengenang sosok Bung Hatta, pameran ini juga menyoroti 12 Pahlawan Nasional dan Tokoh Bangsa yang juga dikebumikan di TPU Tanah Kusir.
Nama-nama besar seperti Soekanto Said, Mr. Roem, AR Baswedan, Buya Hamka, Ali Sadikin, Hasyim Ning, Soedarpo Sastrosatomo, Saifuddin Zuhri, Kasman Singodimedjo, Wilopo, Sjafruddin Prawiranegara, dan Soedjatmoko, semuanya hadir dalam narasi visual yang kuat.
Pameran ini hadir sebagai pengingat, terutama bagi generasi muda, di tengah isu terkikisnya integritas para pemimpin bangsa saat ini. Melalui karya-karya seni yang dipamerkan, kita diajak untuk kembali merenungi nilai-nilai yang mereka pegang teguh hingga akhir hayat.
Yang menarik dari karya-karya yang ditampilkan Adalah,dari kelompok Senin Grafis. Mereka menampilkan karya cetak tinggi/ linocut degan beragam visual. Rata-rata menampilkan sosok figur Bung Hatta dengan berbagai gaya dari karikatural sampai realis. Beberapa karya mengingatkan pada pampflet-pamflet kemerdekaan dengan slogannya yang khas.
"Jejak Integritas" akan berlangsung selama enam hari, mulai 12 hingga 17 Agustus 2025, di TPU Tanah Kusir. Pengunjung bisa datang dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Pameran dibuka pada hari pertama dengan sesi yang mengharukan, di mana anak-anak dari para tokoh memberikan testimoni dan refleksi pribadi tentang perjalanan hidup orang tua mereka.
Tak hanya pameran, acara ini juga diramaikan dengan diskusi-diskusi menarik. Pada tanggal 13 Agustus, akan ada diskusi berjudul “Menjaga Nyala Api Semangat Integritas Bung Hatta” yang menghadirkan Malik Ruslan, Zulkifli Suleiman, Armando Achiers, Rendy Dharmawansyah, dan Iwan Mariono. Acara akan ditutup dengan diskusi menarik lainnya berjudul “Integritas Sejak Republik Didirikan: Bung Hatta dan Para Tokoh yang Tak Tergoda” bersama Dra. Halida Nuriah Hatta (Yayasan Hatta), Almas Sjafrina (Indonesia Corruption Watch), dan Novel Baswedan.
Jadi, kalau kamu sedang mencari inspirasi dan ingin tahu lebih banyak tentang sejarah bangsa ini melalui sudut pandang yang berbeda, pameran di TPU Tanah Kusir ini bisa jadi pilihan yang tepat. Sebuah pengalaman unik yang menggabungkan seni, sejarah, dan refleksi diri.***