TINEMU.COM - Setahun yang lalu, tepatnya 23 Juni 2022, di Perpustakaan Baca di Tebet (BdT) digelar sebuah acara membaca buku bersama. Buku yang dibaca adalah novel Pangeran dari Timur (PdT) karya duet Iksaka Banu dan Kurnia Effendi. Pesertanya 35 orang. Bab yang dibaca adalah "Rumah Dansa". Penggagas acara ini adalah Wien Muldian, seorang pustakawan empunya BdT.
Lalu kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan di tempat-tempat yang berbeda hingga tak terasa telah berlangsung selama 1 tahun dengan 13 kali pembacaan. Jumlah peserta atau anggota grup membaca ( reading group ) ini pun berkembang menjadi 150 orang.
Tidak mudah merawat sebuah grup dengan anggota sebanyak itu dengan karakter yang beragam. Namun, untungnya ada satu hal yang menyatukan mereka: sama-sama menggemari buku dan sejarah.
Baca Juga: 10 Tips Agar Kita Bisa Semakin Menghargai dan Mencintai Diri Kita Sendiri
Jika lazimnya grup-grup membaca mewajibkan pesertanya membaca buku minimal 1 bulan 1 buku, grup ini tidak demikian. Mereka cukup membaca 1 bulan 1 bab dari novel PdT, bahkan dengan tambahan mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan cerita novel itu yang berkisah tentang Raden Saleh dan masa-masa pergerakan di Indonesia.
Dalam rentang waktu 1 tahun ini, tempat-tempat yang telah dikunjungi antara lain: bekas rumah Raden Saleh di Cikini, makam Raden Saleh di Bogor, Gedung Karesidenan Bogor tempat Raden Saleh ditangkap Belanda, dan Kebun Raya Bogor tempat Raden Saleh pertama kali belajar menggambar pada A.A. Payen.
Selain membaca dan menjelajahi tempat-tempat bersejarah, grup ini juga beberapa kali membuat acara lain sebagai "bonus", misalnya cara meracik kopi, cara praktis mengenakan kain panjang, bincang-bincang batik, dan tur perpustakaan.
Baca Juga: Menengok Sejarah Layanan Katering Jemaah Haji di Makkah
Maka tak pelak kegiatan membaca buku bersama itu menjadi sesuatu yang ditunggu dan dirindu oleh para peserta, karena di sana mereka bisa sama-sama bergembira dengan membaca sejarah sekaligus napak tilas dan tak lupa tentu saja foto bersama.
Apakah menjadi anggota grup ini dikenakan biaya? Tidak sama sekali. Semua dilaksanakan secara gotong royong dan kekeluargaan di antara para anggotanya.
Tertarik bergabung? Hubungi saja Endah Sulwesi di nomor WA 081586189316 ***