'Mendadak Dangdut' Bukan Sekadar Joget! Kok Bisa?

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Kamis, 24 April 2025 | 17:37 WIB
Monty Tiwa sutradara 'Mendadak Dangdut',siap tayang di bioskop 30 April 2025 (istimewa)
Monty Tiwa sutradara 'Mendadak Dangdut',siap tayang di bioskop 30 April 2025 (istimewa)

TINEMU.COM-Kalau dengar kata-kata "Mendadak Dangdut", siap-siap aja bawaannya pengen joget! Tapi tunggu dulu, kali ini bukan cuma soal goyang diiringi irama koplo, karena film Mendadak Dangdut versi 2025 datang dengan paket lengkap: lucu, hangat, dan tentang perbedaan budaya.

Dwi Sasono
Dwi Sasono (istimewa)

Dengan Anya Geraldine sebagai pemeran utama, film ini sudah pasti menarik perhatian. Apalagi, Anya nggak sendirian! Ada Keanu Angelo, sosok yang udah dikenal dengan kelucuannya di media sosial, yang bakal bikin kamu susah nahan ketawa selama nonton. Keduanya terlibat dalam situasi yang absurd sekaligus relate banget, dari momen lucu, awkward, sampai yang bikin baper, semua dikemas dalam cerita yang kocak, ringan, tapi penuh makna.

Keanu Angelo
Keanu Angelo (istimewa)

Tapi jangan salah, di balik deretan adegan lucu dan chemistry gokil antara Anya dan Keanu, film ini punya pesan yang dalam, lho. Sang sutradara, Monty Tiwa, menghadirkan kisah yang bukan cuma seru, tapi juga menyentuh realita hidup masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Imajinari Rilis First Look Film 'Tinggal Meninggal', Karya Jahil Kristo Immanuel

“Cerita Mendadak Dangdut adalah cerita tentang benturan budaya. Bukan hanya soal selera musik, tapi juga generasi, sosial, hingga kota besar dan kota kecil. Tema ini terasa semakin relevan saat ini,” ujar Monty Tiwa.

Suasana panggung dangdut
Suasana panggung dangdut (istimewa)

Lewat kisah seru di atas panggung dangdut, film ini tak sekadar menghibur, tapi juga mengajak penonton merenungkan pentingnya toleransi di tengah masyarakat yang beragam. Menurut Monty Tiwa, tema yang ia angkat dalam film ini sangat dekat dengan kehidupan kita sekarang, tentang perbedaan cara pandang, nilai hidup, hingga gesekan antara generasi muda dan orang tua.

Nurra Datau
Nurra Datau (istimewa)

Film ini menyuguhkan benturan yang sering kita temui dalam hidup sehari-hari, antara orang tua dan anak, kakak dan adik, antara kota besar yang modern dengan desa yang masih memegang tradisi, bahkan soal perbedaan status sosial. Lewat cerita yang sederhana, Monty ingin mengajak penonton buat melihat bahwa perbedaan itu nggak harus jadi sumber konflik, tapi bisa jadi kekuatan. “Saya ingin penonton membawa pulang pesan toleransi atas segala bentuk perbedaan yang ada,” tambah Monty.

Baca Juga: Monty Tiwa: Film 'Mendadak Dangdut' bukan Remake atau Reboot!

Dan tentu saja, meskipun pesan film ini dalam, kamu nggak perlu khawatir filmnya bakal berat. Monty sudah menyiapkan sajian yang fun, ringan, dan pastinya seru buat ditonton bareng temen, pacar, atau keluarga. “Di bioskop nanti, kita akan tertawa, menangis haru, dan bernyanyi bersama-sama. Kita akan have fun dan keluar dari bioskop dengan perasaan bahagia,” janjinya. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X