TINEMU.COM- Mantan pemain bass Edane dan Jet Liar, Iwan Xaverius meninggal dunia. Berita ini diungkapkan oleh akun media sosial Stanly Tulung yang kemudian tersebar di Facebook, Instagram, dan grup WhatsApp Solidaritas Seniman Musik Indonesia. “Berita duka tentang kepergian Iwan Xaverius, mantan pemain bass Edane, Jet Liar, dan Blackout, karena sakit,” tulis Stanly Tulung pada Rabu (5/6/2024).
Iwan Xaverius telah lama mengalami kesehatan yang memburuk beberapa tahun terakhir. Pada awal bulan April 2024, Sandy, personil Pas Band bersama sejumlah musisi melakukan penggalangan dana untuk membantu pengobatan Iwan. Mereka juga pernah menyoroti kondisi Iwan yang menghadapi ancaman pengusiran dari tempat tinggalnya karena belum membayar sewa.
“Kabar terakhir, mereka akan diusir dari kontrakan karena nggak bisa bayar lagi,” ungkap Sandy.
Iwan Xaverius juga sempat diopname di salah satu rumah sakit di bilangan Matraman, Jakarta Timur karena penyakit komplikasi. "Sakit jantung, kemudian ada ginjal, penyumbatan otak, liver hampir 11 bulan hingga saat ini," kata Menik, istrinya. Iwan meninggal di usia 62 tahun pada jam 12.00 siang. Hari ini beberapa rekannya sesama musisi hadir di rumah duka, di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Bersepeda, Jogging dan Ngopi di BCBD Summarecon Bekasi
Denny Chasmala, salah satu sahabatnya sesama musisi mengenangnya sebagai sosok yang disiplin dan penuh canda. "Pernah 6 tahun kami sebagai pengajar di sekolah musik Yamaha, saya, Iwan, sama Budi Haryono, dramer Gigi. Kita sering banget jamming main trio. Mas Iwan pernah waktu rumahnya di Sukabumi menempuh perjalanan hampir 3 jam naik Vespa sambil membawa tas basnya yang berat itu ke studio. Tapi Mas Iwan profesional nggak pernah telat. Dan yang selalu nggak ketinggalan dia penuh canda," kata Denny Chasmala yang akrab disapa Dencas.
Iwan Xaverius mulai dikenal di musik Indonesia ketika digaet oleh Eet Sjahranie dan Ekki Soekarno untuk memperkuat jajaran Edane di awal karier pada era 1990-an. Ekki Soekarno keluar, grup ini kemudian diperkuat Ecky Lamoh eks vokalis El Pamas dan Fajar Satritama (dram), selain Eet (gitar) dan Iwan (bas). Sebelumnya ia dari grup heavy metal Jet Liar, yang dikenal sebagai "macan festival" band rock di akhir 1980-an. Edane di masa perkembangannya dari 1992 merilis lima album dengan Iwan Xaverius terlibat sebagai pemain bas. Iwan kemudian memutuskan mundur dari grup Edane setelah merilis album Time To Rock pada tahun 2005.
Kepergiannya dari Edane tak menyurutkan semangatnya bermusik. Karena mempunyai kelebihan menulis lagu ia membentuk beberapa band yang juga beraliran rock. Salah satunya Blackout (2010) yang juga punya beberapa hits diantaranya Resiko Orang Cantik, Join Kopi, dan Letoy. Setelah Blackout, ia membentuk Sugar Daddy dan pernah berkolaborasi dengan penyanyi pemenang kontes "X Factor" Ranie Klees pada 2022. Dengan kepulangannya, Iwan Xaverius meninggalkan jejak yang mendalam di industri musik rock Indonesia, dan karyanya akan terus dikenang oleh para penggemar setianya.**