The Chasmala Adakan 'Hearing Sessions' Jelang Rilis Mini Albumnya

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Selasa, 28 Mei 2024 | 14:37 WIB
The Chasmala, (ki-ka) Irfan,Pieter, Denny (foto dok The Chasmala)
The Chasmala, (ki-ka) Irfan,Pieter, Denny (foto dok The Chasmala)

TINEMU.COM- The Chasmala yang dimotori dua kakak beradik yakni Denny Chasmala (gitar), dan Irfan Chasmala (keyboard), serta vokalis Pieter Anroputra, sangat menarik perhatian. Grup yang terdiri dari Denny Chasmala juga terkenal sebagai pencipta lagu. Salah satu karya pria yang akrab disapa Dencas Berharap tak Berpisah yang dinyanyikan Reza Artamevia masih terdengar hingga kini, meskipun lagu tersebut sudah dirilis tahun 2002 dalam album Reza berjudul Keyakinan

The Chasmala terbentuk sejak 2021, waktu dunia masih diliputi suasana pandemi. "Waktu itu lock down, orang nggak boleh pergi kemana-mana, semuanya termasuk musisi sepi job. Tercetus ide kita main lagu apa aja deh yang disiarkan di akun sosial media masing-masing. Lalu kita cari vokalis. Ketemulah saya dengan Pieter. Setelah cocok akhirnya tercetus ide lagi gimana konsepnya bikin band saja. Lalu sama-sama kita bikin lagu. Nama The Chasmala sebenarnya usulan dari Pieter," kata Irfan.

Kali ini The Chasmala mencoba menawarkan EP atau mini album berisi 7 lagu. Adalah sebuah kehormatan redaksi Tinemu diundang di acara "Hearing Sessions" atau mendengarkan sama-sama EP tersebut yang belum dirilis bersama awak media dan pengamat musik. Acara yang dimotori produser A&R senior, Seno M Harjo serta dipandu Tina dari label My Music Record ini berlangsung di kantor My Music, Cilandak, Jakarta Selatan (27/5). 

Baca Juga: Boleh Gig Kembali Digelar, Tampilkan Abih RV, Gabriella Fernaldi dan Audrey Anggoro

"Untuk menilai musik bukan berarti harus pemusik atau musisi juga. Yang diundang ke sini pengamat musik yang dinilai cukup memahami suasana atau kondisi industri musik di zaman sekarang," kata Seno. Cukup beralasan karena popularitas lagu kini yang beredar secara digital di sosial media-seperti tak ada batasan yang pasti-selain terkadang sulit ditebak genre lagu apa yang lebih disukai sesuai kondisi publik zaman sekarang.

Seno M Hardjo (kemeja hitam) membuka acara.
Seno M Hardjo (kemeja hitam) membuka acara. (foto DoRo Conspiracy)

Sebutlah lagu Kita Bikin Romantis (Maliq & D'Essentials) dan Dari Planet Lain (Sal Priadi)-saat dibuat pemusiknya tak berpikir akan didengarkan oleh anak muda "gen Z" atau "cocok dipakai buat story IG,Tik Tok". Nyatanya lagu tersebut populer. Meskipun demikian, tetap saja sebuah karya butuh semacam pijakan. Setiap jurnalis yang hadir dalam acara terbatas ini diminta tanggapannya menilai karya-karya terbaru The Chasmala.

EP The Chasmala berisikan 7 lagu diantaranya Kejadian (TST), Ikrar, Berharap Tak Berpisah, Sakit Bila Dipendam, ⁠Pria Idaman, Dua-Duanya, dan Positive. Karya-karya The Chasmala yang diproduksi label My Music akan segera dirilis dalam waktu dekat, semuanya nanti akan dilengkapi dengan musik video, jelas Tina, saat membuka acara "Hearing Sessions".

Baca Juga: Seusai Bertemu Presiden Jokowi, Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT

"Kita butuh masukan, saran, serta komentar sebelum EP The Chasmala dirilis ke masyarakat, dengan sama-sama mendengarkan lagu per lagu liriknya kami tampilkan di layar monitor," kata Tina. Acara kemudian disepakati untuk mendengarkan per dua lagu dilanjutkan diskusi yang dipandu Seno M Harjo. Dencas dan Irfan juga sesekali menceritakan latar belakang lagu.

Tina (tengah,label My Music): kita butuh masukan langkah apa yang diambil jelang rilis EP The Chasmala
Tina (tengah,label My Music): kita butuh masukan langkah apa yang diambil jelang rilis EP The Chasmala (foto DoRo Conspiracy)

Yang menarik lagu Berharap tak Berpisah akan dirilis lagi dan termasuk dalam EP ini dengan aransemen baru yang lebih akustik, bukan upbeat dance music seperti yang semula dinyanyikan Reza. Diskusi sempat mengarah apakah ketujuh lagu dalam EP ini, The Chasmala mencoba menebak siapa kira-kira masyarakat pendengar yang dibidiknya-lagu per lagu-karena setelah menyimak keseluruhan lagu, corak lagu yang ditawarkan berbeda. 

Foto bersama Tina, Seno, The Chasmala dan awak media
Foto bersama Tina, Seno, The Chasmala dan awak media (foto dok My Music)

Misalnya tanggapan kepada The Chasmala kurang mengerahkan seluruh kemampuannya di lagu Kejadian (TST) dan Ikrar, sedangkan di lagu Dua-Duanya (yang intro pianonya sedikit mirip lagu Robert Miles Children) dan Positive bercorak dance upbeat. Juga komentar suara Pieter kurang dieksplorasi atau band ini cenderung "main aman" (tidak berani bereksperimen). "Mengenai 'main aman' itu sebenarnya nanti lebih terjawab ketika kami tampil live, yang pasti lebih total dari rekaman," jawab Dencas. Di akhir acara diadakan pula jajak pendapat lagu apa yang kira-kira bisa dijadikan lagu unggulan serta lagu apa yang paling disukai dari awak media yang hadir.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X