Baca Juga: Andai Bisa Kuraba Perasaanmu, Karya Romantis dari Zay Zabidi
“Kami berharap inovasi ini semakin memudahkan masyarakat dalam memilih Whoosh sebagai moda transportasi utama untuk mobilitas harian mereka seperti layaknya kereta komuter,” ujar Eva.
Dengan Frequent Whoosher Card penumpang bisa menikmati hingga 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy dengan tarif flat meskipun perjalanan dilakukan di jam sibuk atau di hari libur maupun akhir pekan.
Frequent Whoosher Card dengan skema baru ini sudah dapat dibeli di seluruh stasiun Whoosh mulai 14 Februari 2025 di loket Stasiun Whoosh yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.
Baca Juga: Segera Rilis 18 Februari 2025. Album Baru Zay Zabidi: Usah Kau Risau!
Penumpang dapat memanfaatkan kuota perjalanan tersebut ke berbagai rute selama tempat duduk pada perjalanan yang diinginkan masih tersedia. Proses pengambilan kuota atau redeem ticket dilakukan di loket Stasiun Whoosh
Tiket yang didapatkan dari penukaran kuota Frequent Whoosher Card tidak dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Frequent Whoosher Card hanya bisa digunakan oleh satu orang dan tidak bisa dipindah tangankan.
Masa berlaku kartu terhitung 30 hari untuk FWC Silver dan 60 hari untuk FWC Gold sejak tanggal pembelian dan jika masa berlaku kartu sudah habis, maka sisa kuota perjalanan tidak dapat digunakan atau diuangkan.
Baca Juga: Tokoh (Menggugah) Indonesia
Pada bulan Februari 2025, sudah sebanyak 524 kartu yang terjual. Secara total, sejak awal dijual pada Juni 2024 sampai dengan Februari 2025 sudah sebanyak 5.300 Frequent Whoosher Card yang telah terjual.
Dengan adanya skema baru FWC, KCIC berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat yang rutin menggunakan Whoosh untuk berbagai aktivitasnya.
“Inovasi ini merupakan salah satu langkah KCIC untuk mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Eva.***