TINEMU.COM —Kay Sebastene adalah penyanyi-penulis lagu asal Bandung yang lahir dari pengalaman batin dan proses panjang pencarian jati diri. Karya wanita yang kini berusia 24 tahun ini mencoba menggabungkan storytelling visual, musik eksperimental, dan gerakan sosial yang mendorong empati serta keberanian untuk jujur.
Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Bachelor of Mass Communication (Hons) Broadcasting & Film di Taylor’s University Malaysia, Kay akhirnya memahami betapa luar biasa perjalanannya untuk menjadi seorang seniman di usia awal 20-an. Kay terus memproduksi dan menulis karya-karyanya serta berharap ada label yang mendukung mimpi dan serta keseniannya.
Sebelum melepas single I’m Not, ia sudah merilis beberapa single Stand Up Stand Out, Stubborn, who the hecK, Best Part dan darK comedy. Deretan nomor tersebut sudah mendapat reaksi positif dari penikmat musik. Single I'm Not merupakan awal pembuka dari debut albumnya Are You oK? yang akan dirilis akhir tahun 2025.
Dirilisnya lagu I’m Not sekaligus menandai estafet perjalanan Kay menuju ekspresi diri yang jujur dan emosional—perjalanan yang telah dipersiapkan dengan penuh makna. Lewat I'm Not, Kay akhirnya menjawab pertanyaan yang kerap ia hindari: “Are You oK?” dengan sebuah kejujuran sederhana namun mendalam: I’M NOT.
Pertanyaan ‘Are You oK?’ terdengar sederhana, tapi bagi Kay, itu adalah pertanyaan yang tricky—bahkan terasa seperti ancaman. “Kalau orang bertanya, ‘Are You oK?’, itu karena mereka merasa aku nggak baik-baik saja. Padahal aku sendiri belum tentu siap mengakui itu,” ujar Kay saat jumpa pers di CGV FX Senayan,11 Juni 2025.
Kay mengaku hampir tidak pernah berkata I’m not oK secara langsung. Maka dari itu, lagu I’m Not bukan hanya sekedar karya pembuka, tapi juga pengakuan terbuka: awal dari kejujuran mutlak terhadap diri sendiri.
“Aku ingin mulai dengan jujur, karena aku tahu di dalam diri aku, ada bagian-bagian yang gelap, buruk, dan tidak selalu bisa ditunjukkan ke dunia. Tapi sebagai Kay Sebastene, aku harus berani mewakili itu semua. Karena itu juga bagian dari aku,” katanya.
Identitas sebagai seorang musisi, bagi Kay, bukan hanya soal suara atau visual. Ini adalah tentang keberanian untuk menunjukkan isi hati, walau tidak semuanya indah. Dan lewat single barunya ini, ia ingin memulai karirnya dari titik yang paling manusiawi yakni kejujuran.
Lagu ini juga merupakan titik balik dari karakter yang sebelumnya muncul dalam MV single miliknya yang sudah dirilis tahun 2023 seperti who the hecK, sebuah darK comedy yang memperkenalkan alter ego Kay sebagai mata-mata berjubah hitam.
I’M NOT menjadi bagian pertama dari lima music video yang dirilis secara berurutan. Rangkaian visual ini membentuk satu universe penceritaan yang utuh dan sinematik. Album ini menghadirkan kolaborasi bersama rapper PB Glas serta penampilan cameo dari Chandra Liow (filmmaker dan content creator) dan Rachel Florencia (drifter dan gaming influencer) dalam salah satu MV yang bermaksud memancing impresi penikmat musik karena dibarengi dengan visual.
“Ini adalah fase yang sulit, jadi sangat penting untuk membuat semua orang tahu bahwa mereka tidak sendirian. Saya mengerti dengan jelas bagaimana menakutkannya berada di dunia kesepian, jadi saya ingin membantu sebanyak yang saya bisa melalui kesenian saya,” ujarnya.
Di penghujung video tersebut, pilihan antara pintu merah dan biru berakhir di titik yang sama—menyiratkan bahwa untuk keluar dari kegelapan, satu-satunya jalan adalah kejujuran pada diri sendiri. Simbol warna ungu, yang muncul sebagai mantel di atas delman di “who the hecK”, kembali muncul dalam era “Are You oK?”—mewakili sisi jujur Kay yang selama ini tersembunyi. "Ungu itu kejujuranku. It's in my blood,” kata Kay.