Album Are You oK? nanti tidak sekedar menyajikan musik, tetapi juga mengangkat pertanyaan eksistensial yang sering dihindari. Melalui karya ini, Kay dan timnya, WE ELEVEIGHT, menginisiasi sebuah gerakan sosial yang mendorong orang-orang untuk menulis surat kepada diri mereka sendiri—sebuah ajakan untuk melepaskan energi negatif, menjadi jujur, dan bangga atas kejujuran itu.
Gerakan ini diluncurkan secara intim dengan hanya 100 lembar surat yang dibagikan secara acak di Jalan Braga, Bandung. Di dalam ratusan surat yang tersebar itu terdapat satu kalimat tanya yang jawabannya dapat diisi oleh penerima surat, “Are You oK?”. Dari 100 yang dibagikan, lebih dari 70 di antaranya dikembalikan kepada Kay dengan kisah-kisah yang tulus dan mengharukan.
“Makasih udah bikin aku selama lima menit merenung dan jujur sama diri sendiri sebelum menulis tentang apa yang aku rasain di suratnya,” tulis salah satu peserta secara anonim.
Gerakan ini akan terus berlanjut, menjadi bagian dari budaya Kay Sebastene: sebuah ruang aman untuk berdialog dengan diri sendiri dan menemukan kekuatan dari kejujuran.
“Tidak apa-apa jika pendengar masih belajar untuk menerima diri sendiri. Jika album ini dapat mendorong kamu jauh dari kesepian dan menemani perjalanan penerimaan diri kamu, itu akan menjadi kehormatan bagi saya dan sebuah langkah maju untuk membuka versi yang lebih baik dari diri saya sendiri,” pungkas Kay.**
Artikel Terkait
'Blood Brothers: Bara Naga' Siap Panaskan Layar Bioskop Mulai 11 Juni 2025!
'Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’, Pameran Seni Ajak Jaga Lautan Resmi Dibuka
Jakarta Future Festival 2025 Siap Digelar, Refleksi Kolektif Arah Masa Depan Jakarta
Fenomena Nikah Kembar Jadi Tema Film 'Jodoh 3 Bujang', Siap Tayang 26Juni 2025!