Paul McCartney Sempat Ogah Jadi Pemain Bas The Beatles!

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Rabu, 20 Desember 2023 | 04:39 WIB
Chas Newby saat bergabung dengan The Beatles (foto:@nmemagazine)
Chas Newby saat bergabung dengan The Beatles (foto:@nmemagazine)

TINEMU.COM-Ketika The Beatles kembali dari Jerman Barat untuk pertama kalinya, mereka membutuhkan seorang pemain bas untuk menggantikan Stu Sutcliffe. Pete Best menyarankan Chas Newby. Chas Newby pernah bergabung dengan The Black Jacks (grupnya Pete Best), dan sekarang sedang kuliah.

Pria bernama lengkap Charles Newby saat itu sedang berlibur, jadi dia setuju untuk bermain dengan The Beatles. Chas Newby tampil bersama The Beatles untuk empat pertunjukan pada bulan Desember 1960 (17 Desember, Casbah Club, Liverpool; 24 Desember, Grosvenor Ballroom, Liscard; 27 Desember, Litherland Town Hall; 31 Desember, Casbah Club).

Tampaknya John Lennon, George Harrison, Paul McCartney dan Pete Best puas dengan permainan Chas Newby. Mereka  mengajaknya ikut ke Jerman Barat untuk perjalanan tur berikutnya The Beatles.

Baca Juga: Spin-off Money Heist Siap Tayang 29 Desember!

Tetapi Newby memilih untuk kembali ke universitas. Rupanya dia merasa dunia musik dan panggung sekedar hobi saja sehingga lebih memilih kembali ke kampus. 

Setelah Lennon dan George Harrison masing-masing menolak beralih menjadi pemain bas, Paul McCartney, yang sebelumnya bermain gitar dan piano, dengan enggan hati akhirnya bersedia menjadi pemain bas The Beatles.

Chas Newby, 81 tahun. (foto @nmemagazine)
Chas Newby, 81 tahun. (foto @nmemagazine)

Chas Newby hingga akhir hayatnya (meninggal 22 May 2023, umur 81 tahun) menjadi guru matematika di Droitwitch Spa High School, Inggris.  Dia sesekali bermain gitar atau bas untuk hobi saja, meskipun sempat juga mendirikan band sendiri bernama The Racketts sejak 2016. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Malioboro, Tempat Rindu Berjalan Pelan

Senin, 13 April 2026 | 16:22 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tak Ada Keraguan

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ermy Kullit, All That Jazz!

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:33 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Gudang Garam dan Buku

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:39 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Kota dan Pembaca

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:17 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Menjual Lima Buku

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Bacaan Bertambah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:27 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Mewariskan Tulisan

Jumat, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jari dan Anak

Jumat, 20 Maret 2026 | 09:51 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jawa Dibukukan

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:48 WIB

Perang Dagang di Nusantara pada Masa Lalu

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:52 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Radikal di Masa Kolonial

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Lima Halaman

Jumat, 6 Maret 2026 | 13:03 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tulisan dan Tua

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:07 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Buku Sesuai Kurikulum

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:53 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Puisi dan Penerbit

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:29 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Pertama dan Lengkap

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:15 WIB
X