Perlu diingat bahwa memiliki personal branding yang kuat beda dengan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bukan juga over-confidence. Meskipun membangun personal branding bisa sejalan dengan meningkatkan kepercayaan diri.
Perbedaannya adalah pada soal profesionalitas di mana personal branding justru menitikberatkan pada unsur konektivitas baik antara brand dengan personal, maupun dari kolega dan klien pada Anda.
Artinya, alih-alih harus terus meningkatkan kepercayaan diri, pada suatu waktu, justru Anda harus mau menurunkan ego dan mengesampingkan emosi supaya hubungan yang harus dibangun baik dengan brand atau klien, bisa berjalan baik.**
Artikel Terkait
Semakin Tangguh, New Honda ADV160 Hadir dengan Warna Baru
Lindungi Perangkat Sesuai Keinginan, Samsung Kenalkan Auto Blocker
Alam Sutera Property Expo 2023 Hadirkan Beragam Program Solusi Terbaik untuk Hunian Idaman