Tema-tema ini antara lain, Make Your Ads Work Smarter, Gen Zs Aren’t Millennials, Influencers: Nano is the New Mega, Brands Going Viral, Rewriting Social Media Rules, dan sebagainya.
Baca Juga: Menilik Arti Sukses dari Buku On Success karya Charlie T Munger
Pembicara yang akan berbagi antara lain dari Google Indonesia, Grab Indonesia, YouTube Indonesia, Kratingdaeng, dentsu Creative Indonesia, Uniqlo, dan sebagainya.
Ada pula tema Quality-Cost Synergy in Driving Competitiveness, The Future of Delivery, Service Innvation, dan lainnya yang akan dibawakan oleh pembicara dari Garuda Indonesia, Telkom International (Telin), Kereta Commuter Indonesia, dan sebagainya.
Sejak lebih dari satu dekade, MarkPlus Conference telah menjadi acara utama bagi para penggemar pemasaran, memberikan platform untuk diskusi mendalam bersama para praktisi, serta menjalin hubungan dan pertukaran pengetahuan bersama ribuan peserta yang lainnya.
Baca Juga: Seni Mendengarkan
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, MarkPlus Conference 2024 mengusung pentingnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs (Sustainable Development Goals) untuk pemasar di masa depan.
Menurut Hermawan Kartajaya, penting bagi merek memperhatikan 17 konsep tujuan SDGs sebagai fokus utama dalam berinovasi. Hal ini dapat dikembangkan dengan positioning dan value baru yang dapat diimplementasikan dalam memasarkan produk.
Program Sustainable Marketing ini juga mendapat dukungan dari Indonesia Global Compact Network (IGCN) sebagai strategic partner.
Baca Juga: Ketika Mendongeng Jadi Aktivitas Menyenangkan
Y.W. Junardy, Presiden IGCN, mengatakan bahwa pada tahun depan dan selanjutnya, seluruh bisnis dianjurkan sadar akan pentingnya prinsip keberlanjutan dan mampu mengimplementasikannya.
“Penting untuk kita bergotong royong dalam mengakselerasi pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs. Kolaborasi lintas sektor dapat memberikan dampak yang signifikan,” ujar Junardy.
“Menggunakan ‘kacamata’ sustainability, dunia usaha tidak hanya berupaya untuk menjalankan aktivitas bisnis secara bertanggung jawab, namun dapat melihat berbagai peluang untuk memberikan dampak baik secara ekonomi, ekologi dan sosial terhadap berbagai masalah atau isu yang terjadi secara nasional dan global,” kata Junardy.
Baca Juga: Komunitas Lentera Muda Kerinci Gelar Festival Bahasa dan Sastra Kerinci
Tak hanya pemaparan sesi, MarkPlus Conference juga memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang mampu membawa dampak positif bagi perusahaan, industri, dan masyarakat.
Artikel Terkait
Hadirkan Ribuan Pemasar, MarkPlus Conference 2023 Akan Kupas Dinamika Pemasaran Menuju 2030
Hermawan Kartajaya Kupas Pergerakan Perubahan Pemasaran Dunia
The 11th Indonesia Marketing Festival Hadirkan Buku Entrepreneurial Marketing di Tujuh Kota Besar Indonesia
Inilah Kiat-Kiat Menjadi Ahli Pemasaran