Sharmila: Penghargaan Top 100 Inspiring Women 2024, Coopreneur, dan Koperasi berbasis Food Bank

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Jumat, 28 Juni 2024 | 16:39 WIB
Ir. Sharmila, M.Si (Dokumen Pribadi)
Ir. Sharmila, M.Si (Dokumen Pribadi)

TINEMU.COM - Bertempat di The Opus Grand Ballroom, Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada tanggal 25 Juni 2024, Ir. Sharmila, M.Si terpilih sebagai tokoh yang tergolong Top 100 Inspiring Women 2024.

Ir. Sharmila, M.Si, yang pernah menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Perkoperasian dan UMKM pada tahun 2013 silam, telah membuktikan pengetahuan dan kinerjanya dalam mengembangkan UMKM, khususnya percepatan 1000 agen dan warung sembako di Indonesia yang bekerjasama dengan SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat).

Kiprahnya pada bidang perkoperasian dan UMKM bisa dibuktikan dari berbagai jabatan yang melekat pada dirinya. Ir. Sharmila, M.Si saat ini menjabat wakil ketua DEKOPIN (Dewan Koperasi Indonesia) sejak tahun 2017 sampai sekarang.

Baca Juga: Kemendibudristek Kembali Salurkan Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presiden Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI), dan anggota tetap seumur hidup International Council of Women sejak tahun 2013.

Sementara di Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Ir. Sharmila, M.Si menjabat sebagai Ketua Komite untuk Koperasi dan UMKM.

Penghargaan Top 100 Inspiring Women 2024 dihadiri dan mendapatkan sambutan positif. Dalam acara tersebut, Ibu Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi keynote speakernya.

Ketika ditemui pada suatu kesempatan pada Hari Jumat (28/6) setelah penerimaan penghargaan Top 100 Inspiring Women, Ir. Sharmila, M.Si yang merupakan Tokoh Penggerak 1 Juta UMKM Naik Kelas pada tahun 2016 memandang perlunya perubahan paradigma koperasi menjadi apa yang disebut sebagai "Coopreneur."

Baca Juga: Rilis Debut Mini Album, Matheo In Rio Keluar dari Zona Nyamannya

Hal ini menjadi perhatian bagi dirinya untuk lebih mengembangkan ide, gagasan, dan asas koperasi yang oleh sebagian besar kalangan khususnya generasi muda sudah dianggap tidak menarik.

"Dengan ide Coopreneur itu, orang-orang yang secara perekonomian masih di bawah punya optimisme untuk bisa membangun usaha bahkan dengan modal awal yang kecil."

Ir. Sharmila, M.Si juga berpendapat bahwa untuk bisa menjadi negara yang kuat ekonominya, persentase dari pengusaha harus bisa mencapai 10% dari jumlah penduduknya.

Rencananya, pada tanggal 28 Juli mendatang, Ir. Sharmila, M.Si juga akan menerbitkan sebuah buku dengan tema "Food Bank dalam perspektif Koperasi Modern."

Baca Juga: James Alyn Rilis Single Solo Kariernya 'Now and Ever'

Hal ini, dalam penjelasannya, karena adanya potensi usaha dan juga adanya ketimpangan konsumsi makanan yang kadang menjadi sampah, sementara masih banyak masyarakat yang kekurangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB
X