TINEMU.COM - Rasa aman merupakan kebutuhan dasar setiap individu, terutama dalam hal kesehatan dan jiwa. Namun, kejadian tak terduga dapat terjadi kapan saja, sehingga penting untuk mengurangi dampaknya, salah satunya yaitu melalui penggunaan asuransi.
Sayangnya, tak semua orang, khususnya generasi muda seperti Gen Z, memahami pentingnya penggunaan asuransi.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Yunianto membagikan sejumlah kiat yang perlu diperhatikan saat memilih produk asuransi. Sebelum memutuskan produk asuransi, masyarakat diimbau untuk memilih produk asuransi sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Film Dokumenter Band Metal Iron Maiden Segera Tayang Maret 2025!
“Produk yang dipilih adalah sesuai dengan kebutuhan, bukan karena tertarik kepada promo dan hadiah yang ditawarkan atau karena terpaksa,” jelasnya dalam Kuliah Umum Literasi Keuangan dan Perkembangan Industri Asuransi.
Kuliah umum ini diselenggarakan FEB UGM bekerjasama dengan OJK dan Mandiri Inhealth di Auditorium Pertamina Tower FEB UGM, pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Disamping itu, memilih agen yang profesional dan bersertifikat dalam memilih asuransi. Pastikan agen yang membantu mengurus asuransi merupakan agen profesional yang memiliki sertifikasi keagenan. Selain hal tersebut, pastikan pula agen mau dan mampu membantu serta mengurus keperluan asuransi.
Baca Juga: Film 'Kemah Terlarang Kesurupan Massal' Siap Tayang 10 Oktober 2024!
Eko mengatakan dalam memilih asuransi seyogianya yang telah berizin OJK. Perusahaan yang kondisi keuangannya sehat memiliki Risk Based Capital (RBC) minimal 120%.
“Gali Informasi perusahaan asuransi untuk mengenal lebih banyak tentang kapasitas perusahaan yang akan dipilih, terutama dari pelayanan klaim,” imbuhnya.
Mengenali manfaat dan risiko produk asuransi juga menjadi langkah penting yang harus diperhatikan sebelum memilih produk asuransi.
Baca Juga: Sisca Saras Ingatkan Jangan Terlalu Bucin di Lagu Terbarunya
Eko mengimbau masyarakat untuk menanyakan secara rinci tentang manfaat yang diberikan, kondisi yang dipersyaratkan dan pengecualian jaminan yang sering menjadi alasan penolakan pengajuan klaim oleh pihak perusahaan pengasuransi.
Tips lain dalam berasuransi adalah dengan memastikan pengisian data dengan benar. Berikutnya, memastikan periode pembayaran premi, serta membaca dan meneliti polis dan semua lampiran yang telah diterima.
Artikel Terkait
Otomatisasi Pemrosesan Klaim, Startup Asuransi Qoala Gunakan Machine Learning AWS
Mobil Ditabrak Singa, Apa Bisa dicover Asuransi?
Kolaborasi MNC Insurance dengan KAI dan Qoala For Enterprise Hadirkan Asuransi Pembatalan Tiket