Sekian Lama Terbengkalai, Jalur Kereta di Jawa Barat Bangkit Lagi Dorong Wisata Lokal

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Jumat, 18 April 2025 | 14:51 WIB
Stasiun pangandaran yang terbengkalai, b erhenti erhenti beroperasi  Februari  1982
Stasiun pangandaran yang terbengkalai, b erhenti erhenti beroperasi Februari 1982

Stasiun-stasiun yang dulu sunyi, kembali hidup. Di sekitarnya, geliat ekonomi mulai terasa. Di Garut, misalnya, setelah jalur Cibatu–Garut kembali beroperasi, jumlah kunjungan ke tempat-tempat wisata seperti Kawah Talaga Bodas, Situ Bagendit, hingga sentra batik Garutan mengalami peningkatan signifikan.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta kini memiliki lebih banyak pilihan mobilitas, baik untuk bekerja, berjualan, maupun mengakses layanan publik. Kereta menjadi alternatif transportasi yang lebih murah, aman, dan nyaman.

Menjadi Bagian dari Strategi Transportasi Masa Depan

Reaktivasi ini juga sejalan dengan rencana jangka panjang pemerintah untuk mendorong transportasi massal berbasis rel yang lebih ramah lingkungan. Dengan memperkuat jaringan kereta api, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat dikurangi, sehingga turut mengurangi kemacetan dan polusi udara.

Langkah ini dinilai strategis dalam menghadapi urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat, khususnya di wilayah Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Pemerintah juga mengintegrasikan jalur reaktivasi ini dengan jalur kereta eksisting dan angkutan umum lainnya demi mempermudah konektivitas.

Harapan dan Tantangan

Meski manfaatnya besar, proses reaktivasi tentu bukan tanpa tantangan. Salah satu hambatan utama adalah alih fungsi lahan bekas jalur kereta yang kini telah menjadi permukiman atau bangunan komersial.

Proses pembebasan lahan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dengan pendekatan humanis dan solusi win-win.

Namun, di balik tantangan tersebut, harapan tetap menyala. Reaktivasi jalur kereta di Jawa Barat bukan sekadar menghidupkan rel tua, tetapi juga membangkitkan potensi daerah yang selama ini terpendam.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, kebangkitan jalur kereta ini bisa menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan pariwisata lokal yang berkelanjutan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB
X